Kompas TV olahraga kompas sport

Banding Diterima, Bek Bayern Muenchen Lucas Hernandez Batal Dipenjara Spanyol

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:15 WIB
banding-diterima-bek-bayern-muenchen-lucas-hernandez-batal-dipenjara-spanyol
Lucas Hernandez dalam sesi latihan Bayern Muenchen pada 19 Oktober 2021. Hernandez dipastikan tidak akan melakoni masa hukuman di penjara Spanyol. Pasalnya, banding yang diajukannya disetujui pada Rabu (27/10/2021). (Sumber: Matthias Schrader/Associated Press)

MADRID, KOMPAS.TV - Bek Bayern Muenchen, Lucas Hernandez dipastikan tidak akan melakoni masa hukuman di penjara Spanyol. Pasalnya, banding yang diajukannya disetujui pada Rabu (27/10/2021).

Pesepak bola Timnas Prancis itu sebelumnya dihukum enam bulan penjara oleh pengadilan di Madrid, Spanyol. 

Setelah banding, hukuman ini digantikan denda 96.000 euro atau sekitar Rp1,5 miliar.

Lucas Hernandez pun diikat perjanjian berkelakuan baik selama empat tahun agar hukuman bandingnya tetap berlaku.

Baca Juga: Alami Aritmia, Winger Bayern Munich Jalani Operasi Jantung

Hernandez sendiri didakwa atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) saat ia bermain untuk Atletico Madrid pada 2017.

Hakim mendakwa baik Lucas Hernandez maupun kekasihnya yang kini menjadi istri, Amelia Ossa Llorente atas kasus KDRT.

Sang pemain tadinya dihukum dengan kerja pelayanan masyarakat. Namun, hukuman ini diubah penjara enam bulan setelah Hernandez mengabaikan perintah pembatasan terkait kasus itu.

Hakim juga memberlakukan perintah pembatasan untuk Hernandez dan sang istri. Hernandez tidak boleh berada di dekat istrinya kurang dari 500 meter.

Lucas Hernandez dan Amelia diketahui melanggar pembatasan tersebut karena berbulan madu bersama ke Amerika Serikat.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19