Kompas TV regional berita daerah

Cegah Anemia, Mahasiswi Unila Membuat Kue Berbahan Daun Kelor

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:25 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Sejumlah mahasiswi Universitas Lampung yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bentukan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) membuat inovasi Kue Tradisional Lampung Buak Tat berbahan daun kelor.

Dalam proses pembuatannya, kue ini memiliki adonan serupa dengan kue aslinya, Buak Tat. Namun, yang membedakan, ialah penerapan metode fortifikasi moringa powder atau campuran bubuk daun kelor.

Baca Juga: Mahasiswa Raup Rupiah dari Budidaya Sayur Hidroponik

Untuk diketahui, metode fortifikasi sendiri merupakan upaya meningkatkan mutu gizi bahan makanan  dengan menambahkan satu atau lebih zat gizi mikro tanpa mengubah rasa. Salah satunya dengan menambahkan bubuk daun kelor pada kue.

Menurut Bella, Ketua Tim Pembuat Kue Sweetat, bubuk daun kelor dipilih karena memilki zat besi yang tinggi dibanding tanaman lainnya. Selain itu, setelah melalui sejumlah penelitian, diketahui bahwa takaran 10 hingga 15 gram bubuk daun kelor yang ditambahkan pada kue dapat mencukupi kebutuhan zat besi tubuh yang berguna bagi pencegahan anemia.

“Peran moringa powder (bubuk daun kelor) memiliki sejumlah kandungan, salah satunya zat besi yang sangat tinggi. Dan ini dapat mencegah dari penyakit anemia,” kata Bella, Mahasiswi pembuat inovasi kue Sweetat.

Tak hanya membuat camilan sehat. Keempat mahasiswi kreatif dari berbagai fakultas di Universitas Lampung ini juga membuat tampilan kue semakin cantik dan menarik, yakni dengan memberi sentuhan motif tapis pada Kue Buak Tat yang dinamai Kue Sweetat.

Dalam sebulan mereka mampu memproduksi 50 hingga 70 kue Sweetat dan saat ini penjualannya sudah menjangkau sejumlah kota di luar Provinsi Lampung.

Baca Juga: Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut Karya Mahasiswa ITERA

Untuk dapat menikmati camilan sehat dan unik ini, per kotaknya dibandrol dengan harga yang cukup terjangkau, yakni senilai 30 ribu rupiah.

Kini, tim yang diketuai oleh Bella Amanda Iswahyudi dengan anggota yang terdiri dari Marza Yulia Herdina, Ditya Ananda Safira, Dzakiyyah Shoofina Jasmine Satria, dan Febrina Amelia Valentina ini, tengah mengembangkan Kue Sweetat menjadi ladang bisnis yang cukup menjanjikan.

#mahasiswiunila #sweetat #pkm-k

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19