Kompas TV regional berita daerah

Diduga Rekayasa Konten Begal, Seorang Ustaz Diperiksa Polisi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:42 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Video aksi pembegalannya viral, Ustaz Nasihin (30) penuhi panggilan Penyidik Subdit III Dit Krimum Polda Lampung, Senin (25/10/2021) sore.

Dalam pemanggilan yang dilakukan, Ustaz Nasihin dimintai klarifikasi atas unggahan video berdurasi tiga menit yang mempertontonkan bela diri sang ustaz yang terlibat perkelahian dengan sejumlah pelaku begal yang menghadang dan meminta sejumlah uang.

Baca Juga: Sebar Video Hoax Keributan Ppkm Darurat, Oknum Guru Diringkus Polisi

Pemanggilan tersebut dibenarkan oleh Dir Reskrimum Polda Lampung, AKBP Reynold P Hutagalung. Ia menyebut, pihaknya tengah memastikan kebenaran video tersebut apakah benar terjadi pembegalan atau hanya sekadar rekayasa sebagai kepentingan konten youtube.  

“Hari ini kita lakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan terkait video yang viral,” ujarnya.

Sementara, saat dijumpai di Mapolda Lampung, Ustaz Nasihin yang merupakan warga Bandarjaya, Kabupaten Lampung Tengah membantah bahwa dirinya telah mengunggah video yang berjudul “Perjalanan di Lampung Ustaz Nasihin Kena Begal.”

Ia juga mengatakan bahwa terdapat oknum tak bertanggung jawab yang telah memotong videonya dan mengunggah ulang dengan judul yang tidak sesuai.

Baca Juga: Ditodong Senjata Api, Seorang Wartawan Jadi Korban Begal

“Persoalannya adalah ada orang yang tidak bertanggung jawab dan mengedit video. Kemudian, mengatasnamakan saya,” jelasnya.

Atas viralnya video aksi pembegalan tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat Lampung karena dapat menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat dan membuat citra Lampung menjadi tidak baik.

#ustaznasihin #rekayasabegal #poldalampung

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19