Kompas TV regional peristiwa

Briptu A Langgar Prosedur Saat Amankan Demo karena Pentung Kepala Mahasiswa hingga Terluka

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:57 WIB
briptu-a-langgar-prosedur-saat-amankan-demo-karena-pentung-kepala-mahasiswa-hingga-terluka
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto. (Sumber: ANTARA/Dhimas B.P)

MATARAM, KOMPAS.TV - Seorang anggota Satsamapta Polresta Mataram Briptu A terindikasi melanggar prosedur terkait penanganan aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa.

Indikasi pelanggaran prosedur ditemukan oleh tim pemeriksa Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat. 

Baca Juga: Ini Jawaban Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo Soal Hukuman yang Diterima Brigadir NP

Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Artanto menjelaskan, dari hasil pemeriksaan Bidpropam Polda NTB, dapat dibuktikan bahwa Briptu A melakukan kegiatan di luar prosedur.

"Dapat dibuktikan pada saat pengamanan aksi yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa, terdapat unsur pelanggaran prosedur penanganan, dalam hal ini terbukti ada satu anggota, yakni Briptu A, melakukan kegiatan di luar prosedur," kata Komisaris Besar Artanto dalam konferensi persnya di Mataram, Minggu (24/10/2021).

Menurut Komisaris Besar Artanto, tongkat polisi yang menjadi alat bukti, diayunkan oleh Briptu A ke arah peserta unjuk rasa. Tongkat polisi itu dijadikan sebagai bukti tindakan yang dianggap melanggar prosedur. 

Baca Juga: Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo Mengaku Masih Pulihkan Kesehatan

Akibat pentungan yang dilakukan Briptu A menggunakan tongkat polisi, salah seorang mahasiswa terluka di bagian kepala.

"Jadi anggota ini terpancing emosi, padahal sebelumnya tim penanganan unjuk rasa diminta untuk tidak melengkapi diri dengan peralataan PHH, seperti tongkat dan tameng, namun Briptu A tetap membawa (tongkat polisi)," ujarnya.

Lebih lanjut, Artanto menuturkan, saat ini penanganan hukum disiplin terhadap Briptu A masih berjalan di Bidpropam Polda NTB.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:41
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19