Kompas TV nasional peristiwa

Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo Mengaku Masih Pulihkan Kesehatan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:47 WIB
mahasiswa-yang-dibanting-polisi-saat-demo-mengaku-masih-pulihkan-kesehatan
M Fariz, mahasiswa korban bantingan Brigadir NP anggota Polresta Tangerang saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ciputra Hospital, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang pada Kamis (14/10/2021). (Sumber: Dok. Istimewa)

TANGERANG, KOMPAS.TV - FA, mahasiswa yang dibanting polisi berinisial Brigadir NP saat demo mengaku masih memulihkan kesehatannya. Ia juga masih mempertimbangkan melaporkan Brigadir NP sesuai hukum pidana.

“Untuk saat ini fokus saya masih dalam proses pemulihan secara menyeluruh, secara sembuh total. Intinya secara kesehatan yang saya alami pasca insiden kemarin," ujar FA di Mapolda Banten, Kamis (21/10/2021), dikutip dari Kompas.com.

Seperti diketahui, FA mengalami kejang usai dibanting polisi dengan punggung menghantam trotoar. Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten itu pun sempat menjalani pemeriksaan di sejumlah rumah sakit.

Baca Juga: Pelat Nomor Rachel Vennya Bukan Kode Khusus untuk Pejabat, Polisi Ungkap Data Mobil Tak Cocok

Di RS Ciputra, ia mengaku sulit menggerakkan pundak dan leher. Ia juga mengalami gangguan pernapasan dan mual

“Pundak, leher kayak enggak bisa digerakkin. Sama kepala agak kliyengan (pusing). Kamis pagi sedikit muntah-muntah sama engap (sulit napas)," kata FA, Jumat (15/10).

Saat ini, FA berharap tidak ada lagi kekerasan aparat pada mahasiswa yang melakukan unjuk rasa.

“Saya berharap insiden yang saya alami menjadi insiden terakhir yang dilakukan aparat kepolisian terhadap semua unjuk rasa baik di daerah Banten maupun di seluruh Indonesia,” kata FA.

Ia juga mengaku sedang membicarakan soal pelaporan Brigadir NP karena melakukan kekerasan.

Baca Juga: Soal Kasus Polisi Banting Mahasiswa, Propam akan Periksa Kapolres Kota Tangerang dan Kapolda Banten

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompascom/Tribunnews



BERITA LAINNYA


KOMPAS BISNIS

Usai UMP, Buruh Waswas UMK 2022

Rabu, 24 November 2021 | 05:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19