Kompas TV nasional sosial

Wajib Tes PCR Bagi Penumpang Pesawat, Ada Dampak Untuk Dunia Pariwisata?

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:35 WIB

KOMPAS.TV - Aturan baru syarat perjalanan menggunakan moda transportasi udara di wilayah Pulau Jawa dan Bali yang wajib menunjukkan hasil negatif tes usap PCR menjadi polemik di masyarakat. Aturan ini dianggap bisa berdampak terhadap pariwisata yang perlahan mulai hidup kembali.

Perubahan syarat wajib tes PCR ini tentunya akan berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Menanggapi hal ini Pemerintah Provinsi Bali tengah menegosiasi syarat penerbangan menuju dan keluar Bali dengan hanya menggunakan hasil tes antigen melihat jumlah vaksinasi Provinsi Bali yang hampir mencapai 100%.

Mengenai perubahan syarat perjalanan menggunakan transportasi udara di wilayah Jawa dan Bali, ditanggapi oleh Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia, Zubairi Djoerban. Menurut Zubairi, kasus covid-19 di Indonesia saat ini sedang dalam tren penurunan yang paling baik, dibandingkan dengan bulan Mei hingga Agustus lalu.

Baca Juga: Ketua Satgas Covid-19 IDI: Syarat Tes PCR Naik Pesawat Tidak Ada Kaitan dengan Komisi Buat Dokter

Menurutnya, selain vaksinasi, wajib tes usap PCR bagi penumpang pesawat juga sangat penting dalam upaya mencegah penularan covid-19. 

Aturan baru pemerintah untuk syarat penerbangan di wilayah Pulau Jawa dan Bali berlaku terhitung Minggu 24 Oktober 2021. Pengguna transportasi udara diwajibkan menyertakan hasil negatif tes  usap PCR  yang berlaku selama 2x24 jam. Sementara untuk moda transportasi lainnya bisa menggunakan hasil negatif tes antigen.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19