Kompas TV nasional update

Aturan Baru untuk Penumpang Pesawat, Wajib PCR 2x24 Jam Meski Sudah Vaksin

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah mengeluarkan aturan baru bagi calon penumpang pesawat terbang dalam negeri.

Melalui instruksi Mendagri nomor 53 tahun 2021, mewajibkan calon penumpang harus membawa hasil tes PCR, 2x24 jam sebelum keberangkatan meskipun sudah divaksin.

Aturan ini berubah dari yang sebelumnya, menyertakan hasil PCR negatif hanya diwajibkan bagi penumpang yang baru mendapat vaksin dosis pertama.

Dalam program Sapa Indonesia Pagi akhir pekan hari ini (23/10), Hery Trianto Kabid Komunikasi Publik Satgas Covid-19 mengatakan aturan ini terjadi sesuai dengan diperbolehkannya kapasitas penumpang pesawat hingga 100 persen.

Sementara menurut Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, adanya aturan tes usap PCR bagi penumpang pesawat merupakan kebijakan yang diskriminatif bagi konsumen.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena mengatakan bahwa dengan saat ini metode yang aman dan kerap digunakan untuk uji tes covid-19 hanya dengan tes usap PCR, untuk itu ia mengusulkan agar harga tes usap PCR bisa ditekan dan distribusi alat tes usap PCR bisa merata di seluruh Indonesia.

Dengan adanya kebijakan baru ini diharapkan dapat diikuti seluruh calon penumpang sebagai upaya untuk memutus penyebaran covid-19.

Jangan pernah berani untuk coba coba memalsukan dokumen tes usap PCR untuk melengkapi dokumen bepergian anda, sebab petugas Polres Kota Deliserdang, telah mengungkap kasus pemalsuan dokumen tes usap PCR covid-19 di Bandara Kualanamu. 

Satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Aturan wajib PCR bagi penumpang pesawat akan berlaku mulai 24 Oktober 2021, sesuai surat edaran Kementerian Perhubungan. 

Aturan ini berlaku untuk rute penerbangan Jawa - Bali yang sudah menerima vaksin covid-19 dosis lengkap.

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19