Kompas TV internasional kompas dunia

Di Negara Ini Warga Bisa Menuntut Pemerintah Kota Jika Cedera karena Terpeleset Salju

Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:05 WIB
di-negara-ini-warga-bisa-menuntut-pemerintah-kota-jika-cedera-karena-terpeleset-salju
llustrasi salju. (Sumber: AP Photo/Mycchel Legnaghi)

BRITISH COLUMBIA, KOMPAS.TV - Warga Kota di Kanada bisa menuntut pemerintah kota jika mereka cedera karena terpeleset salju.

Mahkamah Agung (MA) Kanada telah menetapkan pemerintah kota tidak kebal dari kelalaian atau klaim kewajiban terkait pembersihan salju.

Hal ini berawal dari tuntutan seorang perempuan yang kakinya terluka saat mendaki timbunan salju yang besar di Nelson, British Columbia pada 2015.

Perempuan bernama Taryn Joy Marchi menuntut pemerintah kota Nelson sebesar 1 juta dolar Kanada atau setara Rp11,4 miliar, dan akan mendapatkan pengadilan baru.

Baca Juga: Menggelikan, Pencuri Bodoh Ini Ditangkap usai Jambret Ponsel Jurnalis yang sedang Siaran Langsung

Seperti dikutip dari BBC, Jumat (22/10/2021), putusan dari MA Kanada akan memantik badai tuntutan karena terpeleset dan jatuh di seluruh negara.

Kota tak bertanggung jawab atas keputusan kebijakan, tetapi MA Kanada menemukan tindakan pembersihan salju adalah operasional.

Kasus ini menimbulkan atensi yang besar, karena Kota Toronto dan Abbotsford yang bertindak sebagai pihak yang melakukan intervensi, bersama dengan Jaksa Agung Alberta, British Columbia dan Ontario.

Kota-kota di Kanada sendiri telah menghabiskan dana sebesar ratusan hingga jutaan dolar Kanada untuk membersihkan salju setiap tahun.

Marchi sebelumnya mencoba menuntut Kota Nelson setelah kakinya terluka setelah mencoba mendaki gundukan salju untuk mencapai trotoar setelah memarkirkan mobilnya.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Edy A. Putra

Sumber : BBC



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19