Kompas TV regional hukum

Akhirnya Bos 23 Aplikasi Perusahaan Pinjol Ditangkap Polda Jabar

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:40 WIB

KOMPAS.TV - Polda Jawa Barat akhirnya menangkap bos pinjaman online ilegal yang digerebek di Sleman, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Pelaku menjabat sebagai senior manajer yang mengendalikan 23 aplikasi perusahaan pinjol.

Bos pinjaman online atau pinjol ilegal berinisial RSO ditangkap Ditreskrimsus Polda Jawa Barat di sebuah apartemen di Jakarta.

RSO merupakan petinggi di struktur organisasi perusahaan pinjol ilegal di Yogyakarta.

Dari lokasi penangkapan, petugas menemukan barang bukti berupa laptop, telepon genggam, serta peralatan lainnya.

Polisi menyatakan, penangkapan RSO merupakan hasil dari pengembangan dan pemeriksaan terhadap tujuh orang tersangka sebelumnya.

Setelah ditangkap, RSO langsung dibawa ke Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam bisnis pinjol illegal, RSO menjabat sebagai senior manajer yang mengendalikan 23 aplikasi perusahaan pinjol.

Baca Juga: Ada Pas Kecil, Nelayan di Bantul Tak Perlu Terjerat Pinjol

Mulai dari menyediakan tempat peralatan elektronik serta memberikan nomor-nomor telepon kepada debt colektor.

RSO saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka bersama tujuh orang lainnya.

Sebelumnya pada pekan lalu Ditreskrimsus Polda Jabar dibantu Polda DIY menggerebek kantor di kawasan Sleman, Yogyakarta yang dijadikan kantor perusahaan pinjaman online ilegal.

Dari lokasi penggerebekan polisi mengamankan 86 orang karyawan, 105 komputer, serta 105 telepon seluler.

Perusahaan ini diketahui menjalankan 23 aplikasi pinjaman online ilegal atau pinjol.

Polda Jawa Barat lalu menetapkan 7 orang tersangka yang juga karyawan pinjol illegal yang bekerja sebagai asisten manager, IT support, HRD, dan desk collection.

Sedangkan 79 karyawan lainnya masih berstatus saksi dipulangkan ke Yogyakarta.

Pengungkapan ini berawal dari laporan salah seorang korban pada 14 Oktober lalu.

Dari penggerebekan, diketahui dalam cara penagihan nasabah, pinjol ilegal menggunakan teknik intimidatif termasuk mengirim materi pornografi untuk meneror korban.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19