Kompas TV internasional kompas dunia

AS Janji Bayar Ganti Rugi ke Korban Drone Salah Sasaran di Afghanistan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:10 WIB
as-janji-bayar-ganti-rugi-ke-korban-drone-salah-sasaran-di-afghanistan
Mobil dan rumah pekerja bantuan AS, Zemerai Ahmadi, yang hancur karena diduga menjadi korban salah sasaran serangan drone yang diperintahkan Presiden Joe Buiden, pada 29 Agustus lalu. (Sumber: AP Photo/Khwaja Tawfiq Sediqi, File)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Pemerintah Amerika Serikat (AS) berjanji akan membayar ganti rugi kepada keluarga korban serangan drone salah sasaran yang menewaskan 10 orang di Kabul, Afghanistan pada Agustus 2021 lalu.

Hal tersebut diungkapkan juru bicara Pentagon, John Kirby. Ia juga menyebut Kementerian Pertahanan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri agar keluarga korban bisa pindah ke AS.

Baca Juga: Amerika Serikat Umumkan Berhasil Bunuh Komandan Al-Qaeda di Suriah Lewat Serangan Drone

Sebelumnya, pada 29 Agustus, serangan drone AS meledakkan mobil yang dikemudikan Zemerai Ahmadi. Akibat serangan ini, Ahmadi dan sembilan anggota keluarganya, termasuk tujuh anak-anak tewas.

AS sempat membela diri dengan menyebut serangan drone itu menyasar “fasilitator” ISIS. Namun, mereka kemudian minta maaf dan komandan pasukan AS, Jenderal McKenzie menyebutnya sebagai “kesalahan tragis”.

Zemerai Ahmadi diketahui bekerja untuk organisasi kemanusiaan Nutrition and Education International (NEI) yang berbasis di AS.

Pada Kamis (14/10/2021), Direktur NEI Steven Kwon bertemu dengan staf Kementerian Pertahanan AS Colin Kahl membahas kompensasi untuk keluarga Ahmadi.

“Dr. Kahl menegaskan komitmen Menteri Pertahanan Lloyd Austin ke keluarga korban, termasuk menawarkan uang dukacita ex gratia,” kata Kirby dikutip Associated Press.

Serangan drone AS yang membunuh Ahmadi dilancarkan untuk memburu ISIS. Sebelum serangan itu, ISIS mengebm Bandara Kabul dan menewaskan 169 warga Afghanistan dan 13 tentara AS.

Baca Juga: Keluarga Korban Serangan Drone Salah Sasaran AS di Kabul: Maaf saja Tak Cukup!

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Gading Persada

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:50
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19