Kompas TV regional peristiwa

Polda Banten dan Polresta Tangerang Minta Maaf Atas Insiden Polisi Banting Mahasiswa

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:36 WIB

TANGERANG, KOMPAS.TV  - Kepolisian Daerah Banten dan Kepolisian Resor Kota Tangerang meminta maaf kepada MFA, mahasiswa yang dibanting oleh personel polisi saat penertiban demo yang ricuh di Tangerang, Banten.

Permohonan ini disampaikan langsung Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro. Lebih lanjut, dia mengakui adanya tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur yang dilakukan oleh aparat saat pengamanan demo mahasiswa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Didemo Soal Dugaan Penyelewengan Bansos, Risma Tantang Mahasiswa Beberkan Data!

Korban yang merupakan mahasiswa UIN Maulana Hasanuddin, Banten, telah mendapatkan perawatan dari rumah sakit. Saat ini mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan sehat dan dalam kondisi normal.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menyatakan bahwa personel polisi yang melakukan tindakan penertiban yang tak sesuai dengan prosedur, akan ditindak langsung dan secara tegas oleh Kapolda Banten.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan kericuhan antara mahasiswa yang berdemo di kantor Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, viral di media sosial.

Baca Juga: Ini Tuntutan Demo Aliansi BEM Kabupaten Tangerang yang Kena Banting Polisi

Dalam video tersebut, terekam aksi represif yang dilakukan seorang polisi dengan membanting seorang mahasiswa yang berunjuk rasa di hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang.

Korban pun tak berdaya dan sempat terlihat kejang-kejang akibat perbuatan anggota polisi tersebut. Beberapa anggota polisi lain membantu membangunkan mahasiswa itu sambil menanyakan kondisi yang dialami korban. 

Video editor: Laurensius Krisna Galih

Penulis : Akbar Prabowo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19