Kompas TV nasional peristiwa

Polri Tidak Dengarkan Usul Fadli Zon soal Bubarkan Densus 88

Senin, 11 Oktober 2021 | 20:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan pihaknya membantah usulan Anggota DPR Fadli Zon yang meminta pembubaran Densus 88 Antiteror Polri.

Dalam penjelasannya, Ramadhan bercerita terkait kinerja Densus 88 dalam penegakan dan pencegahan terorisme di Indonesia.

"Kita lihat upaya-upaya yang dilakukan Densus 88 sejak berdirinya Densus sudah melakukan upaya-upaya yang banyak. Dan upaya-upaya tersebut juga tidak hanya melakukan upaya penindakan hukum, tapi upaya deradikalisasi yang dilakukan oleh Densus seperti yang kita sampaikan kemarin," jelasnya.

Ramadhan juga menjelaskan keberhasilan tim Densus 88 yang juga terlihat dalam ikrar setia mantan napiter Imam Mulyana kepada NKRI.

Dengan capaian tersebut, Ramadhan menjelaskan Densus 88 juga tidak akan hanya diam saya untuk bekerja memberantas terorisme di Indonesia.

Baca Juga: Fadli Zon Minta Densus 88 Dibubarkan, Polri: Kita Tidak Dengarkan Usulan Seperti Itu

Ramadhan juga jelaskan pihaknya tidak akan mendengar terkait hal-hal tersebut.

"Prinsipnya kita tetap bekerja, kita tidak mendengar hal-hal terkait tersebut. Kita tetap melakukan upaya-upaya dalam hal pencegahan dan penegakkan terorisme di Indonesia," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/10/2021).

Diketahui sebelumnya, Anggota DPR RI Fadli Zon sempat meminta tim Densus 88 untuk dibubarkan oleh negara melalui cuitan di akun Twitternya @fadlizon.

"Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia. Dunia sdh berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja. Teroris memang harus diberantas, tapi jgn dijadikan komoditas," tulis Fadli melalui akun Twitter resminya @fadlizon, Rabu (6/10/2021).

Video Editor: Lisa Nurjanah

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19