Kompas TV nasional politik

Relawan dari Malang Deklarasikan Puan Maharani sebagai Capres 2024

Senin, 11 Oktober 2021 | 08:04 WIB
relawan-dari-malang-deklarasikan-puan-maharani-sebagai-capres-2024
Relawan Puan Maharani mulai deklarasi bursa calon presiden 2024. (Sumber: Kompastv/Ant)

Penulis : Hedi Basri | Editor : Desy Afrianti

MALANG, KOMPAS.TV - Relawan dan pendukung Puan Maharani yang menamakan diri Gema Puan dideklarasikan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Gema Puan dibentuk untuk memberikan dukungan kepada politisi PDI-P itu maju menjadi calon presiden pada 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gema Puan Jawa Timur Nanang Sutrisno mengatakan, deklarasi tersebut dilakukan pada Minggu (10/10/2021).

Deklarasi dukungan terhadap Ketua DPR RI itu, kata Nanang, menyusul beberapa calon presiden lain yang sudah mulai muncul untuk menyongsong Pemilu Presiden 2024.

"Ini untuk menunjukkan bahwa Puan Maharani itu juga punya kekuatan, dan pendukung, yang layak diperhitungkan," ujar Nanang kepada wartawan, Minggu.

Ia menambahkan, para relawan tersebut memilih sosok Puan Maharani untuk menjadi calon presiden Indonesia dikarenakan Puan telah memiliki sejumlah alasan mendasar. 

Di antaranya, kata Nanang, Puan merupakan sosok pekerja keras, dan tidak banyak bicara.

Dengan sosok tersebut, lanjutnya, maka Puan Maharani juga dinilai sebagai sosok negarawan yang sudah diakui, baik di dalam negeri, maupun di dunia internasional. 

Selain itu, Puan juga memiliki semangat yang kuat, kata Nanang.

"Alasan yang paling mendasar adalah, Puan mempunyai semangat yang kuat untuk tetap menjamin tegaknya NKRI, UUD, dan Pancasila. Bagi kami itu adalah harga mati," katanya.

Baca Juga: Relawan Gema Puan Dukung Puan Maharani Calon Presiden 2024

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19