Kompas TV internasional kompas dunia

Sejarah Ledakan Nuklir di Dunia: AS Sumbang Bom Terbanyak, Korut Anak Baru Paling Aktif

Minggu, 10 Oktober 2021 | 15:45 WIB
sejarah-ledakan-nuklir-di-dunia-as-sumbang-bom-terbanyak-korut-anak-baru-paling-aktif
Percobaan bom nuklir Amerika Serikat di Mikronesia, Juli 1946. (Sumber: Kementerian Pertahanan AS via Wikimedia.)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Teknologi hulu ledak nuklir baru berusia 76 tahun di dunia, seumuran dengan Negara Indonesia. Namun, telah ada lebih dari 2.000 ledakan nuklir di berbagai penjuru dunia. 

Teknologi pemusnah massal ini berawal dari perkembangan ilmu pengetahuan pada 1919, ketika ilmuwan Selandia Baru, Ernest Rutherford, berhasil membuat transmutasi elemen artifisial pertama, mengganti sejumlah atom nitrogen menjadi oksigen.

Penemuan tersebut kemudian dikembangkan dan diadopsi oleh militer Amerika Serikat (AS) pada Perang Dunia Kedua. AS kemudian menciptakan bom atom yang diujicobakan pada 16 Juli 1945 di Alamogordo, New Mexico.

Uji coba ledakan dengan nama kode “Trinity” tersebut berhasil. AS kemudian mengebom kota Hiroshima dan Nagasaki dengan bom “Little Boy” dan “Fat Man”.

Dua ledakan ini merenggut korban hingga setidaknya seratus ribu jiwa.

Baca Juga: Kim Jong-Un Disebut sebagai Hitler Masa Kini yang Terobsesi Senjata Nuklir

Kengerian bom atom AS memaksa Jepang menyerah, sekaligus mengakhiri Perang Dunia Kedua.

Setelah itu, Uni Soviet ikut mengembangkan senjata nuklir untuk menyaingi AS.

Persaingan senjata nuklir antara dua negara adidaya pun tak terelakkan, menandai dimulainya era Perang Dingin.

Uni Soviet melakukan uji coba nuklir pertama pada 29 Agustus 1949. Pada 1949-1951, Soviet meledakkan tiga bom nuklir dengan total kekuatan mencapai 102 kiloton.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:04
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19