Kompas TV otomotif tips & trick

Benarkah Menyimpan HP di Bagasi Motor Bisa Meledak?

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 05:40 WIB
benarkah-menyimpan-hp-di-bagasi-motor-bisa-meledak
Ilustrasi bagasi motor. (Sumber: Kompas.com/Gilang)

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV – Bagasi motor merupakan salah satu fitur di dalam sepeda motor yang penting. Kompertemen yang luas menjadi pertimbangan seseorang memilih jenis kendaraannya.

Bagasi motor yang luas kerap dibutuhkan untuk menyimpan barang bawaan agar terlihat lebih ringkas, mulai dari jas hujan, kanebo, hingga barang-barang yang dibutuhkan selama perjalanan.

Bahkan, sebagian dari kita mungkin pernah menaruh ponsel atau HP di dalam bagasi motor.

Pertanyaannya, apakah benar jika menaruh HP atau barang elektronik lainnya di bagasi motor bisa meledak?

Baca Juga: Tips Membilas Mobil setelah Kehujanan

Melansir dari Kompas.com, Sabtu (2/10/2021), Kepala Bengkel Yamaha Mekar Motor Cibinong Mamal Syahrudin mengatakan bahwa kemungkinan meledak karena menaruh ponsel di bagasi motor bisa saja terjadi.

Hal ini dikarenakan panas yang dihantarkan oleh ponsel, terlebih bagi ponsel yang kerap mengalami overheat.

“Masalahnya ada di HP bukan di motornya, karena HP bisa menimbulkan reaksi panas, apalagi kalau kebanyakan data. Sementara di bagasi itu kan dekat bensin dan jok di dalamnya ada busa sehingga kalau HP meledak bisa cepat terbakar,” jelas Mamal.

Hal senada dijelaskan oleh Kepala Bengkel Yamaha Motor Kebayoran Lama Rendy yang mengatakan bahwa mesin motor yang sedang dalam keadaan panas bisa membuat HP overheat dan meledak.

“Belum lagi jika motor dalam posisi diam alias tidak bergerak, seperti di kemacetan. Suhu dalam bagasi bisa saja bertambah karena berada di ruangan tertutup,” papar Rendy.

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19