Kompas TV regional kriminal

Mahasiswa Jadi Tersangka Kasus Arisan Bodong di Makassar

Rabu, 29 September 2021 | 19:04 WIB

Penulis : Natasha Ancely

KOMPAS.TV - Penyidik kepolisian resort Kota Besar Makassar  kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus penipuan berkedok arisan online dan investasi bodong di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Tersangka yang merupakan mahasiswi ini merupakan admin di investasi menurun yang merupakan bagian dari arisan online.

Baca Juga: Pelaku Arisan Bodong dengan Omset Milyaran Ditangkap di Pangkalpinang

Polisi kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus penipuan berkedok arisan online dan investasi bodong di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Tersangka berinisial DN (20), merupakan seorang mahasiswi  yang berasal dari Sulawesi Barat.

Dalam kasus penipuan berkedok arisan online ini tersangka merupakan admin di investasi menurun , yang merupakan bagian dari rangkaian tindak pidana arisan online.

Saat ini DN ditahan di rutan Polrestabes Makassar.

Dalam kasus penipuan berkedok arisan online dan investasi bodong total tersangka saat ini berjumlah 4 orang.

Sebelumnya polisi lebih dulu menetapkan tiga tersangka, masing-masing perempuan inisial JD yang merupakan owner atau pemilik arisan.

Perempuan MD (22) yang juga merupakan admin dan laki-aki AR (22), merupakan pacar JD , sebagai pemilik rekening atau yang mengatur pencairan uang arisan.

Para tersangka disangkakan pasal berlapis Undang-Undang ITE serta KUHP tentang penipuan dan penggelapan pasal 378 dan pasal 372 dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Saat ini total belasan korban dari penipuan berkedok arisan online dan investasi bodong sudah melapor di Polrestabes Makassar.

Adapun sejauh ini kerugian bertambah dari sebelumnya sembilan puluh juta kini telah mencapai ratusan juta rupiah.

Sejauh ini polisi belum bisa mentotalkan jumlah kerugian  lantaran polisi masih menunggu korban lain untuk datang melapor.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19