Kompas TV regional berita daerah

Omzet Jagoan Kampung Viral di Garut Rp300 Ribu per Hari, Pelaku Ada Anak Di Bawah Umur

Selasa, 28 September 2021 | 02:30 WIB

GARUT, KOMPAS.TV - Omzet jadi "jagoan kampung" di Garut, Jawa Barat ternyata begitu menggiurkan. Para jagoan kampung tersebut bisa mengantongi Rp200-300 ribu per orang setiap harinya. Mereka mendapatkan uang dengan cara mengadang truk sambil meminta jatah kepada para sopir.

Baca Juga: Mahasiswi 19 Tahun Tawarkan Investasi Bodong, Miliaran Rupiah Uang Korban Untuk Foya-Foya

Para jagoan kampung yang videonya viral saat mengadang truk yang melintas di jalur Selatan Garut, kini harus mendekam di balik jeruji besi Markas Kepolisian Resor Garut.  Mereka diganjar pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 9 Tahun penjara.

"Insiden yang terjadi tepatnya di Jalan Raya Pameungpeuk Garut Selatan dalam video viral,  pelakunya sudah berhasil diamankan, ada pelaku berinisial D masih dibawah umur, dan pelaku berinisial S. Mereka kerap memeras sopir truk dan angkutan umum elf," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono Senin (27/9). 

Modus pelaku melakukan pemerasan yaitu dengan mengadang para sopir truk atau angkutan elf yang melintas di jalur Pameungpeuk,  mereka tak segan melakukan intimidasi bahkan perusakan kendaraan apa bila para sopir tak memberi uang. 

Baca Juga: Kuasa Hukum Menko Luhut Binsar Pandjaitan dan Haris Azhar Buka Suara Soal Kelanjutan Proses Hukum

"Pelaku memiliki pos atau tempat mangkal di wilayah Mancagahar Pameungpeuk, nah jika sopir truk tak memberi jatah uang  mereka tak segan mengintimidasi kepada unsur kekerasan hingga merusak kendaraan. Para pelaku mengaku omzetnya per hari dengan pekerjaan seperti itu mencapai Rp300 ribu per orang," tutup Wirdhanto. 

Seperti diberitakan sebelumnya, video aksi preman adang seluruh truk yang melintas di jalur Garut Selatan viral di media sosial. Pengadangan terhadap sopir truk itu terjadi di wilayah Pameungpeuk. 

Dalam video yang berdurasi 15 detik, memperlihatkan seorang pria diduga jagoan kampung mengadang setiap truk yang melintas. Diduga pria itu melakukan aksi pemalakan atau pungli kepada para sopir truk.

Penulis : Herwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:04
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19