Kompas TV internasional kompas dunia

[FULL] Tanggapan RI Terkait Pernyataan Vanuatu Serang HAM Papua di Sidang PBB

Minggu, 26 September 2021 | 18:47 WIB

NEWYORK, KOMPAS.TV – Vanuatu kembali melakukan serangan terhadap kedaulatan Indonesia dalam sidang umum PBB.

Diketahui,PM Vanuatu Bob Loughman bahkan meminta Kantor Komisaris Hak Asasi Manusia PBB untuk mengunjungi Papua Barat untuk menilai situasi HAM di sana.

Tanggapi hal tersebut Diplomat Indonesia Sindy Nur Fitri membantah pernyataan tersebut.

“Saya terkejut bahwa Vanuatu tersu menggunakan Forum di Bulan Agustus ini untuk melanggar kedaulatan dan Integritas Teritorial negara-negara anggota lainnya,”ujar Sindy.

“Kami sangat menolak melawan representasi palsu yang tidak berdasar yang terus dipelihara oleh Vanuatu,”ujar Sindy

Baca Juga: Suku di Vanuatu Ini Menganggap Pangeran Philip Sebagai Dewa

Dengan keras Sindy pun ungkapkan bahwa Vanuatu tak mengerti apa yang dimaksudkan dengan HAM.

“Vanuatu mencoba mengesankan duni dengan menyebutkan kepedulian terhadap masalah hak asasi manusia, pada kenyataannya hak asasi manusia mereka dipelintir dan tidak menyebutkan tindakan teror yang tidak manusiawi dan keji yang dilakukan oleh Kelompok kriminal Separatis,”ujar Sindy.

Bahkan Sindy juga mengatakan Vanuatu menutup mata saat KKB menyerang perawat, pekerja kesehatan, guru, pekerja konstruksi dan pihak penegak hukum.

“ini adalah orang-orang yang benar-benar mendedikasikan hidup mereka. untuk orang-orang papua,”ujar Sindy

Sindy juga menegaskan Indonesia menghormati hukum, pemerintahan yang baik dan keadilan sosial dan juga berkomitmen mempromosikan serta melindungi HAM.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Ngopi

Nasib Anak Yang Lahir Di Penjara (4) - NGOPI

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19