Kompas TV regional peristiwa

Kumpulan Pengakuan Warga di Sekitar TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Jumat, 24 September 2021 | 13:00 WIB

SUBANG, KOMPAS.TV – Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat hingga Jumat, 24 September 2021 belum terungkap meski kejadian sudah lebih dari 1 bulan lamanya sejak 18 Agustus 2021.

Sejumlah warga di sekitar lokasi pembunuhan mengaku dimintai keterangan oleh polisi.

Cucu tetangga korban pada 20 Agustus 2021 mengaku tidak mendengar apapun saat dini hari terjadinya pembunuhan Ibu dan Anak.

“Justru nggak denger apa-apa, padahal Selasa malemnya saya baru pulang. Nggak denger apa-apa,” ujar Cucu.

“Katanya sudah ada mayit dalam mobil, nggak tau siapa-siapanya. Nggak denger apa-apa (di malam kejadian),” ujar Ikah, tetangga korban.

Baca Juga: Yosef dan Mimin Kembali Diperiksa Penyidik Polres Subang

Sakur pedagang ketoprak yang berada di sekitar rumah korban pun mengaku tak melihat apa-apa pada pagi hari sebelum rumah korban ramai oleh warga.

Salah satu saksi yang diperiksa polisi bernama Ajat. Ia mengaku melihat mobil Alphard yang sedang parkir di pagi hari saat kejadian.

Menurut Ajat, pagi itu ia hendak membeli bubur di Jalan Cagak. Saat di lokasi, Ia yang mengendarai motor melihat mobil Alphard yang sedang parkir di lahan kosong samping rumah TKP pembunuhan ibu dan anak.

Dede Sopian, pemilik tempat pencucian mobil mengaku dari rekaman yang ia lihat saat pagi di hari kejadian ada kendaraan putih parkir depan pencucian mobil. Lalu seorang perempuan turun dengan membawa bungkusan dan membuang sesuatu ke tong sampah. Anjing pelacak juga sempat menyisir ke pencucian tersebut dan menemukan sesuatu di tong sampah.

Video Editor: Mukhammad Rengga

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19