Kompas TV nasional peristiwa

Lewat Surat Terbuka, Irjen Napoleon Akui Aniaya M Kace

Senin, 20 September 2021 | 14:19 WIB

KOMPAS.TV - Setelah dilaporkan karena menganiaya, Irjen Napoleon Bonaparte mengirimkan surat terbuka ke publik. Dalam surat yang dikonfirmasi oleh pengacaranya Napoleon mengakui perbuatannya.

Ada lima hal yang diungkapkannya, selain mengakui perbuatannya Napoleon menyesalkan perbuatan Kace yang dianggap bisa membahayakan pesatuan dan kerukunan umat di Indonesia.

Napoleon juga menyayangkan pemerintah yang belum menghapus konten penodaan agama.

Dan untuk perbuatannya, Napoleon menyatakan bertanggung jawab.

"Selain itu, perbuatan Kace dan beberapa orang tertentu telah sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Akhirnya, saya akan mempertanggungjawabkan semua tindakan saya terhadap Kace apa pun risikonya.” Ujar Napoleon Bonaparte di suratnya.

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Hasto Atmojo Suroyo meminta pengelola tahanan Bareskrim Polri bertanggung jawab atas penganiayaan Muhammad Kace yang dilakukan Napoleon.

Baca Juga: Polisi Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Penganiyaan M Kace oleh Irjen Napoleon Bonaparte

Kata Hasto ada keanehan jika sesama tahanan bisa berinteraksi dekat hingga berujung penganiayaan tanpa sepengetahuan aparat.

Kace dan Napoleon sama-sama ditahan di rumah tahanan Bareskrim Polri.

Sebelumnya, Irjen Napoleon Bonaparte terpidana kasus suap Djoko Tjandra diduga menganiaya Muhammad Kace, YouTuber yang jadi tersangka penodaan agama Kace melaporkan penganiayaan itu ke polisi.

Bareskrim Polri berjanji memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte atas kasus penganiayaan Muhammad Kace di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


JALAN - JALAN

Wisata Alam Indonesia - JALAN JALAN

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:50 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19