Kompas TV regional update

Update: Nakes Korban Serangan KST Jalani Perawatan di Jayapura

Minggu, 19 September 2021 | 19:31 WIB

KOMPAS.TV - Tenaga medis korban penyerangan kelompok separatis teroris Papua di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang Papua, mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura.

Sejak tiba di Jayapura pada Jumat siang para tenaga medis langsung dibawa untuk mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Marthen Indey, Jayapura.

Lima orang yang mengalami luka menjalani perawatan intensif, sementara lima orang lainnya mendapat terapi dari Tim Kodam Cenderawasih untuk memulihkan psikologi para tenaga medis.

Sementara itu, proses evakuasi jenazah korban Gabriela Meilani tertunda menyusul rusaknya helikopter yang akan membawa jenazah akibat ditembak kelompok teroris.

Jenazah Gabriella Meilani berhasil diangkat tim gabungan TNI-Polri dari dasar jurang dengan kedalaman mencapai 300 meter Jumat sore.

Baca Juga: Kapolda Pastikan Salah Satu DPO Tewas Ali Kalora

Namun proses evakuasi menuju Jayapura belum bisa dilaksanakan karena helikopter yang akan digunakan mengalami kerusakan.

Helikopter milik TNI AU diketahui mengalami gangguan mesin setelah ditembak oleh kelompok teroris di Distrik Kiwirok pada Jumat kemarin.

Sementara itu, menurut Komandan Korem 172, Praja Wira Yakthi, Brigjen Izak Pangemanan, motif penyerangan kelompok separatis teroris terhadap nakes di Distrik Kiwirok diduga merupakan aksi balas dendam atas penangkapan dua anggota KST bersama lima pucuk senjata pada awal September lalu.

Danrem juga menegaskan bahwa TNI-Polri akan mengejar kelompok separatis teroris Papua Pimpinan Lamek Taplo dan Menumpas kelompok ini sehingga tidak lagi mengganggu masyarakat ataupun tenaga medis yang bertugas di pedalaman Papua.

Sementara itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah bertindak merespon dengan tegas kekejaman kelompok separatis teroris di Papua terhadap tenaga kesehatan di Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Bambang Soesatyo minta TNI Polri tak ragu menindak KST yang terus melakukan kekerasan kepada warga. 

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19