Kompas TV regional peristiwa

Kronologi Keluarga Pemberi Hutang Dianiaya Peminjam Uang di Bekasi, Begini Pengakuan Korban!

Senin, 13 September 2021 | 14:11 WIB

BEKASI, JAWA BARAT - Inilah rekaman video CCTV di rumah keluarga Dodi Sutriadi, Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi pada Jumat, 10 September 2021 malam lalu.

Dari CCTV tersebut terlihat komplotan pria turun dari sebuah mobil dan salah satu pelaku membawa sebuah tas.

Korban yang berjumlah enam orang tersebut kemudian menganiaya sejumlah pemilik rumah. Satu dari enam orang tersebut yaitu AJ merupakan teman dekat anaknya.

Dodi Sutriadi pemilik rumah menjelaskan kejadian bermula saat AJ teman dekat anaknya tersebut berniat membayar hutang yang jumlahnya mencapai 980 juta rupiah.

Baca Juga: Tim Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Bekasi dan Jakarta Jaringan JI

AJ sebelumnya berjanji akan melunasi hutang secara cash dengan membawa saksi namun, ternyata AJ bukan membawa uang, malah membawa teman-temannya yang menganiaya keluarga mereka dengan senjata tajam, semprotan air cabai hingga alat setrum.

Dodi menambahkan AJ berhutang kepada anaknya yaitu T sebanyak 980 juta rupiah karena uang yang dijadikan investasi tersebut tidak digunakan oleh AJ namun dipakai.

Sang anak tidak menaruh curiga saat AJ menghubungi akan melunasi hutangnya pada jumat malam karena selama ini hubungan keduanya berjalan baik dan dekat.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar 10 menit. Dalam kejadian pemberi hutang yaitu T bersama adik serta istrinya menjadi korban penganiayaan.

Saat kejadian, Dodi yang merupakan ayah T langsung turun dan meminta AJ bersama teman-temannya untuk segera pulang namun saat mereka meninggalkan rumah atau di luar pagar, Dodi langsung berteriak dan keenam orang tersebut akhirnya berhasil dijegat warga dan satpam.

Kejadian tersebut kini ditangani Polsek Medan Satria dan Polres Metro Bekasi Kota.

Video Editor: Lisa Nurjannah

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19