Kompas TV regional kriminal

Dari Lapas Bontang, Napi Kendalikan Peredaran Sabu 126,6 Kg

Senin, 9 Agustus 2021 | 18:52 WIB
dari-lapas-bontang-napi-kendalikan-peredaran-sabu-126-6-kg
Konferensi pers di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor terkasit kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 126,6 kg, Senin (9/8/2021). (Sumber: Kompastv/Ant)

TANJUNG SELOR, KOMPAS.TV - Kasus peredaran sabu-sabu seberat 126,6 kg berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Utara (Kaltara).

Dalam proses penyelidikannya, terungkap pula dalang dari kasus tersebut yang merupakan narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bontang, Kalimantan Timur.

"Serta berhasil diamankan lima tersangkanya di Tanjung Selor, Bulungan, pada hari Minggu sekitar pukul 16.00 WITA," kata Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono dalam keterangannya, Senin (9/8/2021).

Bambang menyebutkan, para tersangka yang sudah diamankan terdiri dari SY (42), JE (38), AJ (27), dan RE (41), yang mana keempatnya merupakan kurir.

Baca Juga: Akibat Narkoba yang Lebih Kuat 50 Kali dari Heroin, Petugas Polisi Nyaris Tewas karena Overdosis

Sementara itu, DK (47) yang berada di Lapas Bontang bekerja dari balik layar, mengendalikan empat orang tersebut.

Terungkapnya kasus peredaran sabu-sabu ini diketahui bermula dari pengembangan dan penyelidikan Tim Ditresnarkoba Polda Kaltara terhadap SY dan JE.

Setelah dilakukan penggeledahan di mobil yang digunakan tersangka, ditemukan lima tas yang berisi narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 100 bungkus dalam plastik bening ukuran besar. 

"Dari hasil interogasi terhadap tersangka (SY dan JE) bahwa narkotika jenis sabu-sabu tersebut akan diantarkan ke Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang Kalimantan Timur," ujar Bambang.

Baca Juga: 5 Anggota Dewan Labuhanbatu Utara Ditangkap Karena Narkoba, Ini Kata Ketua DPRD

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


AIMAN

Siapa Sih, Gubernur Bakal Capres?

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:39
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19