Kompas TV nasional kesehatan

Penularan Covid-19 dari Hewan ke Manusia Belum Ada Bukti, Pakar: Segera Kembangkan Vaksin Hewan

Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:39 WIB
penularan-covid-19-dari-hewan-ke-manusia-belum-ada-bukti-pakar-segera-kembangkan-vaksin-hewan
Ilustrasi Pakar menyebut belum ada bukti terkait penularan Covid-19 dari hewan ke manusia. (Sumber: ANGGI / KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pakar menyebut belum ada bukti terkait penularan Covid-19 dari hewan ke manusia.

Meski begitu, ahli virologi dan molekuler biologi dari Universitas Udayana Prof I Gusti Ngurah Mahardika menyatakan tindakan pencegahan tetap harus dilakukan, termasuk segera mengembangkan vaksin untuk hewan.

"Secara teoritis bisa dan sangat memungkinkan, hanya bukti kita memang belum punya. Apakah sudah ada orang tertular dari hewan ke manusia, itu belum ada bukti," ujar Mahardika, Selasa (3/8/2021).

Lebih lanjut, Mahardika menjelaskan, terkait adanya potensi penularan Covid-19 dari hewan ke manusia ada baiknya melakukan upaya pencegahan dan penanganan.

Baca Juga: Dokter Hewan Jelaskan Bagaimana Dua Harimau di Ragunan Tertular Covid-19

Hal ini dilakukan salah satunya agar hewan tidak menjadi sumber penularan.

Oleh karena itu, tindakan pemeriksaan hewan dan menyediakan vaksin Covid-19 khusus hewan bisa dilakukan.

"Kita mesti segera mengembangkan vaksin untuk hewan," lanjutnya.

Diberitakan Kompas TV sebelumnya, dua Harimau Sumatera (Panthera tigris sondaica) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta terkonfirmasi positif Covid-19 pada 15 Juli 2021.

Kedua harimau Sumatera ini diketahui terpapar Covid-19 saat TMR ditutup di tengah pembelakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Panen Raya Perdana Desa Tanjung Batu

Kamis, 23 September 2021 | 00:21 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
02:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19