Kompas TV nasional peristiwa

Dinyatakan Telah Sehat, Begini Kronologi 2 Harimau Sumatra di Ragunan Terpapar Covid-19

Minggu, 1 Agustus 2021 | 12:04 WIB
dinyatakan-telah-sehat-begini-kronologi-2-harimau-sumatra-di-ragunan-terpapar-covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan untuk menjenguk salah satu harimau sumatra yang sempat terpapar Covid-19, Sabtu (31/7/2021). (Sumber: Instagram Anies Baswedan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Provinsi DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengungkapkan kondisi terkini dua harimau Sumatra di Taman Margasatwa Ragunan yang sempat positif Covid-19.

Menurut Suzi Marsitawati, kedua satwa yang bernama Tino dan Hari kini telah dinyatakan pulih.

Dia menjelaskan, keduanya diketahui terinfeksi Covid-19, ketika salah satu harimau Sumatra yakni Tino mengalami gejala virus corona. 

"Mulanya, pada 9 Juli, salah satu harimau Sumatra bernama Tino yang berusia 9 tahun mengalami sakit dengan gejala klinis sesak napas, bersin, keluar lendir dari hidung, dan penurunan nafsu makan," kata Suzi dalam keterangan tertulis, Minggu (1/8/2021). 

Selang dua hari, lanjut dia, satu harimau Sumatra lainnya bernama Hari yang berusia 12 tahun menunjukkan gejala klinis yang sama dengan harimau Tino.

Kemudiaan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta langsung melakukan tes swab kepada kedua harimau tersebut. 

“Pada tanggal 14 Juli, kami lakukan pengambilan sampel dengan di-swab kemudian dikirim ke laboratorium Pusat Studi Satwa Primata, IPB Bogor," ujarnya. 

Satu hari kemudian, tepatnya pada 15 Juli, hasilnya keluar dan menyatakan bahwa kedua satwa tersebut terpapar Covid-19. 

Baca Juga: Cerita Anies Kunjungi Dua Warga DKI yang Tidak Bisa Isolasi di RSD Wisma Atlet

Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan selama terinfeksi Covid-19, kedua satwa tersebut diberikan pengobatan, di antaranya pemberian antibiotik, antihistamin, antiradang, dan multivitamin setiap hari. 

Hal ini dikarenakan dua harimau Sumatra itu mengidap sejumlah gejala, serta mengalami kondisi kesehatan yang menurun.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19