Kompas TV regional berita daerah

DPRD dan Tenaga Kesehatan Berharap Insentif Nakes Tak Terlambat Lagi

Jumat, 30 Juli 2021 | 16:07 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Keterlambatan pencairan dana insentif tenaga kesehatan di Kabupaten Jember Jawa Timur direspon oleh pimpin DPRD setempat. Menurut, Ketua DPRD, Itqon Syauqi, keterlambatan itu disebabkan belum adanya peraturan kepala daerah dan anggaran pendapatan daerah tahun 2020.

Hal itu disampaikan Itqon Syauqi, pada Kamis (29/7/2021). Menurutnya, tidak adanya peraturan kepala daerah dan anggaran pendapatan belanja daerah di tahun 2020 membuat ratusan tenaga kesehatan di Kabupaten Jember belum menerima insentif penanganan pasien Covid-19 untuk bulan Juni hingga Desember 2020. Ironisnya keterlambatan insentif berlanjut hingga Januari sampai Juni 2021.

Baca Juga: Lamban Pencairan Insentif Nakes, Begini Reaksi Mendagri

Beruntung keterlambatan itu segera tertangani, karena Pemkab Jember kini memiliki APBD 2021 dan sudah mendapat instruksi Presiden Joko Widodo, agar dana insentif tenaga kesehatan dibayarkan melalui APBD dan sudah disepakati dana yang akan dikeluarkan sebesar 52 miliar rupiah.

Rencana pencairan insentif disambut positif oleh tenaga kesehatan, karena mereka mempunyai resiko tinggi terpapar virus corona.

Salah satunya disampaikan oleh dr. Lutfiyani, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumbersari. Ia mengaku insentif menjadi motivasi nakes untuk berada di garda terdepan perang melawan Covid-19.

Itqon Syauqi dan dr. Lutfiyani berharap keterlambatan insentif tenaga kesehatan dalam penanganan Covid -19 tidak terulang kembali.

 

#DPRDJember #InsentifTenagaKesehatan #APBD

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:50
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19