Kompas TV regional berita daerah

Sindikat Pembuat Surat Antigen Palsu di Depok, Ditangkap!

Kamis, 29 Juli 2021 | 13:42 WIB

BANDUNG. KOMPAS. T V - Lima sindikat pembuat surat antigen palsu di depok jawa barat ditangkap polres metro depok untuk satu surat pelaku mematok tarih 175 ribu rupiah.

Kelima sindikat pembuat surat antigen palsu ini ditangkap sat reskrim polres metro depok di kawasan cimpaeun depok jawa baratdari penyelidikan kepolisian pelaku sudah beraksi sejak satu bulan yang lalu.

Kelima sindikat ini memiliki perannya masing masing mulai dari pemesan yang menawarkan hingga pembuat surat antigen palsu untuk satu surat pelaku mematok harga 175 ribu rupiah.

Surat tersebut dikeluarga dengan mencatut  nama salah satu klinik yang ada dikawasan tapos.

 

Terungkapnya sindikat ini berawal dari salah satu pemesan  untuk melamar pekerjaan disebuah proyek.

Pihak perusaan yang melakukan pengecekan kepada klinik yang dimaksud tidak menemukan bahwa surat tersebut palsu.

Kapolres metro depok kombes pol imran edwin siregar mengatakan pelaku ini telah mengeluarkan sedikitnya 80 surat antigen palsu yang digunakan untuk berbagai kepentingan.

Dari para tersangka polisi menyita barang bukti berupa surat antigen palsu laptop printer dan stempel klinik yang dipalsukan mereka terancam dijerat pasal 263 kuhp tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman enam tahun penjara.

Untuk lebih tahu berita terupdate seputarJawa Barat, bisa klink link di bawah .

IG :https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube :https://www.youtube.com/c/kompastvjaw...

Twitter :https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook :https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

 

Penulis : KompasTV Bandung

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


BUMN

Detik-Detik Lahirnya Raksasa Pelabuhan Indonesia

Minggu, 19 September 2021 | 22:52 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
23:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19