Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Para Pengusaha Minta Kompensasi Gaji Lewat Subsidi Upah bagi Pekerja Sebesar 50 Persen

Kamis, 22 Juli 2021 | 13:40 WIB
para-pengusaha-minta-kompensasi-gaji-lewat-subsidi-upah-bagi-pekerja-sebesar-50-persen
Ilustrasi gaji yang diminta pengusaha kepada pemerintah agar memberikan subsidi upah pekerja selama penerapan PPKM. (Sumber: Pixabay/Mohamad Trilaksono)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja meminta pemerintah agar memberikan kompensasi gaji lewat bantuan subsidi upah (BSU) bagi pekerja sebesar 50 persen untuk meringankan beban pengusaha selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pasalnya, biaya gaji karyawan termasuk dalam komponen tertinggi pengeluaran perusahaan. 

”Mekanismenya bisa dibuat seperti tahun lalu yaitu, lewat data BP Jamsostek. Bisa juga menempuh mekanisme lain. Diberikan langsung ke pekerja, yang penting supaya PHK bisa dihindari,” tuturnya, dalam konferensi pers virtual gabungan antara Apindo dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

Lebih lanjut, Alphonsus mengungkapkan, pada kenyataannya di tengah situasi ekonomi serba sulit lantaran pandemi Covid-19 berkepanjangan, pengusaha sudah mengencangkan ikat pinggang mereka. 

Sebab, kondisi tahun ini lebih berat dibandingkan dengan tahun lalu.

Saa itu, pengusaha umumnya masih memiliki dana cadangan untuk membayar cicilan, biaya operasional, atau menggaji karyawan.

Namun, kondisi tahun ini lebih berat karena dana cadangan sudah habis terpakai. 

PPKM Darurat yang membatasi operasional sektor non-esensial membuat kondisi arus kas perusahaan semakin berat.

Dampaknya, pengusaha mulai menyiapkan skenario terburuk, mulai dari merumahkan karyawan, seperti yang sudah terjadi saat ini, hingga menyiapkan pemutusan hubungan kerja (PHK) jika kondisi ini berkepanjangan.

Baca Juga: Organisasi Pekerja Minta Skema Bantuan Subsidi Upah Perlu Dibenahi agar Tepat Sasaran

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas.id




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19