Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Kapal Eks Asing Bakal Beroperasi di Indonesia

Selasa, 20 Juli 2021 | 08:30 WIB
kapal-eks-asing-bakal-beroperasi-di-indonesia
Hingga Minggu (1/12/2019), terhitung lima tahun, ratusan kapal ikan eks asing dikandangkan di Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku. Kapal-kapal itu pada masa Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (2014-2019) dilarang beroperasi lantaran menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. (Sumber: Kompas.id/Fransiskus Pati Herin)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pemerintah akan membuka perizinan pemanfaatan kapal ikan buatan luar negeri atau eks asing. Hal itu untuk mengoptimalkan penangkapan ikan di zona ekonomi eksklusif Indonesia dan laut lepas serta menggenjot penerimaan negara.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Safri Burhanuddin mengungkapkan, armada perikanan Indonesia selama ini tidak berdaya mengisi perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) di atas 12 mil hingga laut lepas karena minimnya jumlah kapal ikan berukuran besar.

Akibatnya, perairan tersebut banyak diisi kapal-kapal ikan asing.

Namun, pemanfaatan kapal eks asing perlu diikuti sejumlah persyaratan. Di antaranya, hasil tangkapan ikan tidak boleh dipasok langsung ke luar negeri dan dilarang alih muatan kapal (transshipment) untuk diekspor, tetapi wajib didaratkan pada pelabuhan perikanan di Indonesia.

Selain itu, kapal ikan juga wajib berbendera Indonesia, pemilik kapal harus jelas, alat pengawasan tersedia, seperti sistem monitoring kapal (VMS) dan sistem identifikasi otomatis (AIS). Selain itu, anak buah kapal wajib sepenuhnya berkebangsaan Indonesia.

”Uji coba (perizinan kapal buatan luar negeri) diharapkan mulai Agustus 2021. Semua hal pengalaman (pelanggaran) masa lalu yang tidak tepat jangan sampai terulang lagi,” ujar Safri, Senin (19/7/2021), dikutip dari Kompas.id.

Baca Juga: Peneliti: Kapal Patroli Pengawas Pencurian Ikan di Natuna Kalah Jumlah dengan Kapal Asing Ilegal

Diketahui, wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 717 yang meliputi perairan Teluk Cenderawasih dan Samudera Pasifik ditaksir memiliki stok ikan lestari 1,2 juta ton.

Sementara, WPP-NRI 718, yang meliputi perairan Laut Arafura, Laut Aru, dan Laut Timor bagian timur, memiliki stok ikan lestari 2,6 juta ton.

Agar dapat memanfaatkan perairan tersebut secara optimal, dibutuhkan sedikitnya 2.000 kapal besar berukuran di atas 150 gros ton (GT). Untuk keseluruhan perairan di Maluku dan sekitarnya dibutuhkan total 3.400 kapal besar.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas.id


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19