Kompas TV internasional kompas dunia

Penyebaran Varian Delta Covid-19 Kian Masif, AS Pertimbangkan kembali Wajibkan Pakai Masker

Kamis, 1 Juli 2021 | 16:56 WIB
penyebaran-varian-delta-covid-19-kian-masif-as-pertimbangkan-kembali-wajibkan-pakai-masker
Ilustrasi virus corona, penyebab Covid-19. (Sumber: Shutterstock)

LOS ANGELES, KOMPAS.TV - Penyebaran varian delta Covid-19 di Amerika Serikat (AS) kian masif dan penggunaan masker di negara itu kemungkinan akan kembali diwajibkan.

Pada Mei lalu otoritas kesehatan AS sempat mengungkapkan bahwa bagi persona yang sudah divaksinasi tak diharuskan menggunakan masker.

Sedangkan yang belum vaksinasi diwajibkan untuk menggunakan masker.

Tetapi semakin masifnya penularan varian Delta Covid-19, membuat pihak AS mulai mempertimbangkan kembali penggunaan masker.

Baca Juga: Mantan Menhan AS Donald Rumsfeld Meninggal, Bertanggung Jawab atas Invasi Irak dan Afghanistan

Varian delta memang disebut sebagai bentuk mutasi virus Corona yang paling menular dan telah teridentifikasi di setidaknya 85 negara termasuk AS.

Hal itu membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan otoritas kesehatan Los Angeles juga menyarankan agar penggunaan masker kembali diwajibkan.

Dikutip dari New York Times, Pejabat Kesehatan Los Angeles, Senin (28/6/2021) telah merekomendasikan semua orang, baik yang sudah divaksin agar menggunakan masker di dalam ruangan di area publik sebagai tindak pencegahan.

Direktur Kesehatan Masyarakat Los Angeles, Barbara Ferrer mengatakan rekomendasi itu diperlukan karena meningkatnya kasus yang disebabkan varian Delta.

Apalagi jumlah penduduk yang tak divaksinasi tetap tinggi, khususnya anak-anak, penduduk kulit hitam, penduduk Latin serta pekerja penting,

Penulis : Haryo Jati | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19