Kompas TV internasional kompas dunia

Korea Utara Hukum Mati 10 Orang, Hanya Karena Lakukan Panggilan Internasional

Jumat, 25 Juni 2021 | 11:10 WIB
korea-utara-hukum-mati-10-orang-hanya-karena-lakukan-panggilan-internasional
Gambar diambil pada tahun 2019 oleh kantor berita Korea Utara KCNA. Terlihat Pemimpin Korut Kim Jong Un merayakan uji coba senjata peluncur roket berukuran besar di lokasi yang tidak diketahui. (Sumber: (AFP/KCNA VIA KNS)

PYONGYANG, KOMPAS.TV - Pemerintah Korea Utara telah hukum mati 10 orang seusai ketahuan melakukan panggilan internasional.

Menurut sumber ke-10 orang tersebut dieksekusi mati di depan umum.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memang melarang warganya mengakses ponsel dari China.

Hal itu dilakukannya agar mereka tak berbicara dengan para pembelot dan mengakses informasi di luar kontrol rezimnya.

Baca Juga: Kim Jong-Un Anggap Pembicaraan dengan Amerika Serikat Hanya Membuang Waktu

Setidaknya sekitar 150 warga Korea Utara telah ditangkap melibatkan pengawasan rahasia sejak Maret lalu.

Sumber dari Korea Utara mengatakan kepada Daily NK Japan, penyerbuan terus dilakukan.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Gading Persada





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:11
KASUS COVID-19 TINGGI, SELURUH PENERBANGAN DARI INDONESIA DILARANG MASUK HONG KONG MULAI HARI INI   WAKETUM PAN YANDRI SUSANTO MINTA ASRAMA HAJI DI INDONESIA DIGUNAKAN SEBAGAI RUANG ISOLASI PASIEN COVID-19   GUBERNUR ANIES BASWEDAN: SELURUH RSUD MILIK DKI JAKARTA SUDAH DIRIKAN TENDA DARURAT UNTUK PERAWATAN PASIEN COVID-19   GUBERNUR ANIES BASWEDAN: SEBAGIAN BESAR PASIEN COVID-19 DI JAKARTA BERGEJALA SEDANG   PER 17 JUNI 2021, PEMPROV DKI JAKARTA SUDAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT RUJUKAN DARI 106 JADI 140   PEMPROV DKI JAKARTA MEMBUKA POSKO SIAGA 24 JAM YANG TERSEBAR DI 267 KELURAHAN   PEMPROV DKI MENYATAKAN JUMLAH TENAGA KESEHATAN DI JAKARTA TAK SEBANDING DENGAN LONJAKAN PASIEN COVID-19   PERKUMPULAN OBSTETRI & GINEKOLOGI INGATKAN COVID-19 TINGKATKAN RISIKO PERSALINAN PREMATUR & KOMPLIKASI KEHAMILAN   PERKUMPULAN OBSTETRI & GINEKOLOGI INDONESIA SARANKAN VAKSINASI COVID-19 TERHADAP IBU HAMIL   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: JUMLAH PEMERIKSAAN PCR UNTUK MENDIAGNOSIS KASUS POSITIF COVID-19 TAK DIKURANGI   MASJID ISTIQLAL, JAKARTA PUSAT, TAK MENGGELAR IBADAH SHALAT JUMAT TERHITUNG SEJAK HARI INI HINGGA PEKAN DEPAN    MUI MENGIMBAU WARGA DI WILAYAH ZONA MERAH COVID-19 UNTUK TIDAK SHALAT JUMAT DI MASJID   KECAMATAN KARAWACI JADI WILAYAH DENGAN TOTAL KASUS COVID-19 TERTINGGI DI KOTA TANGERANG   PASIEN COVID-19 YANG MASIH DIRAWAT ATAU ISOLASI MANDIRI DI KOTA TANGERANG BERTAMBAH JADI 550 ORANG