Kompas TV nasional politik

PDIP Menilai Wacana Presiden Tiga Periode Sebagai Sesuatu yang Absurd

Senin, 21 Juni 2021 | 17:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andreas Pareira, menyebut isu jabatan Presiden Joko Widodo hingga tiga periode sebagai sesuatu yang absurd.

Pernyataan tersebut disampaikan Andreas Pareira secara virtual kepada KompasTV, Minggu (20/6/2021).

Menurut Andreas, wacana jabatan Presiden hingga tiga periode tidak sesuai dengan konstitusi Indonesia dan akan menimbulkan pro dan kontra.

"Wacana Presiden Jokowi tiga periode menurut saya absurd. Mengapa? karena menurut kami bertentangan dengan konstitusi. Ataupun kalau hendak dipaksakan ini harus merubah konstitusi dan memerlukan prosedur yang panjang dan tentu akan terjadi pro dan kontra yang menguras energi bangsa ini," ucap Andreas. 

Andreas kemudian merujuk kepada Undang-undang Dasar 1945 sebagai dasar hukum yang mengatur masa jabatan Presiden.

"Kaitannya dengan perubahan di Undang-undang Dasar 45. Karena di Undang-undang Dasar 45 tegas mengatur bahwa Presiden itu bisa dipilih kembali untuk dua periode," lanjutnya.

Video Editor: Agung Ramdani

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Usia Tua Tapi Belum Berubah

Sabtu, 18 September 2021 | 21:10 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19