Kompas TV nasional hukum

Komnas HAM: Pimpinan KPK Berkomitmen Penuhi Panggilan soal TWK

Selasa, 15 Juni 2021 | 12:56 WIB
komnas-ham-pimpinan-kpk-berkomitmen-penuhi-panggilan-soal-twk
Pernyataan Komisioner Komnasham choirul anam mengenai relokasi GKI Yasmin Bogor, di kantor komnas ham jakarta pada selasa siang, 15 juni 2021 (Sumber: KEMAS ABDUL MALIK / KOMPASTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan pemeriksaan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diundur sampai Kamis (17/6/2021).

Seperti diberitakan, sebelumnya Komnas HAM telah mengirimkan surat panggilan kedua serta menjadwalkan pemeriksaan terhadap pimpinan KPK pada hari ini, Selasa (15/6/2021), 

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengaku telah mendapatkan surat balasan dari pimpinan KPK terkait surat pemanggilan kedua tersebut. 

"Sore kemarin pimpinan KPK mengirimkan surat respon terhadap panggilan tersebut yang intinya sama dengan respon di surat pertama, dan sekaligus mengirimkan Biro Hukum KPK datang ke Komnas HAM untuk mengatur tata cara, apa saja, penjadwalan terkait pengambilan keterangan tersebut," jelas Anam dalam keterangan pers, Selasa (15/6/2021). 

Dalam pertemuan tersebut Anam mengatakan bahwa pimpinan KPK berkomitmen akan datang untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran HAM dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) pada Kamis pekan ini. 

"Sudah ada komitmen yang baik dari pimpinan KPK akan datang dalam proses pemeriksaan Komnas HAM pada Kamis besok," lanjut Anam. 

Baca Juga: Polemik Pemanggilan Pegawai KPK Oleh Komnas HAM

Kendati demikian, dia mengaku pihaknya dan KPK belum menentukan terkait jam pemeriksaan yang akan dilaksanakan pada besok lusa. 

"Sore menjelang petang kemarin terjadi dialog antara Komnas HAM dengan Biro Hukum KPK, terus disepakati soal waktu (hari), jamnya belum ditentukan. Namun apa saja yang perlu disiapkan serta konteks pemanggilan sudah kami jelaskan," jelas Anam.

Anam berharap pimpinan KPK dapat mengindahkan agenda pemeriksaan Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran HAM dalam TWK.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19