Kompas TV regional peristiwa

Epidemiolog: Waspada, Corona Varian Delta Sangat Cepat Menular

Senin, 14 Juni 2021 | 15:36 WIB

KOMPAS.TV - Sebanyak 28 orang di Kudus, Jawa Tengah, positif corona varian baru asal India atau disebut juga varian Delta.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi sadikin menyebut mulai melihat lonjakan kasus corona di Kudus terkait dengan keberadaan corona varian baru.

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengingatkan bahwa corona varian Delta perlu diwaspadai karena sangat cepat menular.

WHO telah menetapkan empat varian corona sebagai varian yang mendapat perhatian karena menjadi ancaman kesehatan global.

Yaitu corona varian Alpha, Beta, Delta, dan Gamma. Dari keempat varian corona tersebut, tiga di antaranya terdeteksi di Indonesia.

Baca Juga: Mengapa Orang yang Sudah Divaksin 2 Kali Masih Bisa Kena Virus Corona?

 

Penulis : Christandi Dimas

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:02
EDEN HAZARD MASUK DAFTAR PEMAIN YANG DIJUAL REAL MADRID   KETUA PANITIA TOSHIRO MUTO TOLAK DESAKAN PEMBATALAN OLIMPIADE TOKYO MESKI BANYAK SPONSOR MENARIK DIRI   SATGAS COVID-19 KOTA JAYAPURA SEBUT SEJUMLAH RS DI WILAYAHNYA KRISIS OKSIGEN   CEGAH PENULARAN COVID-19, WISATA DANAU KELIMUTU DI NTT DITUTUP SEMENTARA HINGGA 3 AGUSTUS 2021   PEMKOT PONTIANAK PRIORITASKAN DISTRIBUSI DAN ALOKASI UNTUK PASIEN COVID-19   WALI KOTA BANDUNG ODED M DANIAL BAKAL RELAKSASI PEMBATASAN JIKA PPKM DARURAT DIPERPANJANG   GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL MINTA PEMERINTAH PUSAT TAMBAH BANTUAN PAKET OBAT GRATIS UNTUK JABAR   PEMERINTAH AKAN TERUS BAGIKAN 2 JUTA PAKET OBAT UNTUK PASIEN COVID-19 BERGEJALA RINGAN DAN TANPA GEJALA   PPKM DARURAT HINGGA 25 JULI 2021, PENGUNJUNG WARUNG BISA MAKAN DI TEMPAT 30 MENIT   PRESIDEN JOKOWI: PEMERINTAH AKAN BERI INSENTIF BAGI 1 JUTA USAHA MIKRO SEBESAR RP 1,2 JUTA   KEMENSOS SIAPKAN RP 7,08 T UNTUK BANSOS KEPADA 5,9 JUTA KELUARGA PENERIMA MANFAAT (KPM)   PEMERINTAH ALOKASIKAN TAMBAHAN RP 55,21 TRILIUN UNTUK PERLINDUNGAN SOSIAL   KEMENKES PERKUAT LAYANAN RS & FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN UNTUK MERESPONS PERPANJANGAN PPKM DARURAT   SEBANYAK 18 PEGAWAI KPK YANG TIDAK LULUS TWK BERSEDIA IKUT DIKLAT BELA NEGARA DAN WAWASAN KEBANGSAAN