Kompas TV nasional wawancara

Stafsus Menkeu: Barang Premium yang Akan Dikenakan Pajak

Jumat, 11 Juni 2021 | 23:05 WIB

KOMPAS.TV - Masyarakat mengkritik pemerintah terkait wacana pajak pertambahan nilai atau PPN akan dikenakan pada bahan pokok dan jasa pendidikan.

Sebaliknya Kementerian Keuangan membantah telah menetapkan kebijakan melalui rancangan undang-undang ketentuan umum (RUU) dan tata cara pajak yang baru dikirim ke DPR.

Mayoritas warga menolak usulan pemerintah ini terlebih lagi situasi saat ini masih dilanda pandemi.

Bagaimana sebenarnya rencana pemberlakuan PPN ini yang sebetulnya masih berupa rancangan di Revisi Undang Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan atau RUU KUP.

Simak pembahasannya bersama Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo.

Penulis : Reny Mardika





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:07
IKUTI WEBINAR KOMPAS INSTITUTE BERTAJUK "BRAND STORY THROUGH MEDIA", DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   TIONGKOK PERSILAKAN WARGA TAIWAN DATANG KE WILAYAHNYA UNTUK MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19   RUSIA BERSIAP KIRIM SATELIT CANGGIH KE IRAN YANG AKAN TINGKATKAN KEMAMPUAN MATA-MATA   PROGRES PEMBANGUNAN DEPO STASIUN LRT DI JATIMULYA,BEKASI, JABAR, MENCAPAI 44,18%   SATGAS COVID-19: KENAIKAN KASUS KORONA DI DKI JAKARTA 300% DALAM 10 HARI   KEMENKES: 29 KEMATIAN PASCAVAKSINASI TAK TERKAIT VAKSIN COVID-19   PASCALIBUR LEBARAN, JUMLAH ZONA MERAH COVID-19 DI INDONESIA PER 6 JUNI 2021 MENINGKAT MENJADI 17 DAERAH   MENTERI BUMN ERICK THOHIR ANGKAT DONI MONARDO JADI KOMISARIS UTAMA PT INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (INALUM)   BNPB JADIKAN RS LAPANGAN IJEN BOULEVARD DI KOTA MALANG SEBAGAI ANTISIPASI JIKA TERJADI LONJAKAN KASUS COVID-19   KOMPOLNAS MINTA POLISI TIDAK TUNGGU PERINTAH PRESIDEN UNTUK TINDAK PUNGLI   TIDAK ADA KORBAN JIWA DALAM PERISTIWA TERBAKARNYA SATU TANGKI BENZENE PERTAMINA DI CILACAP   PERTAMINA: TANGKI BENZENE YANG TERBAKAR HANYA BERISI SEPERTIGA DARI TOTAL KAPASITAS TAMPUNG 500 RIBU LITER   PERTAMINA BELUM DAPAT PASTIKAN PENYEBAB KEBAKARAN TANGKI BENZENE DI CILACAP   TANGKI PERTAMINA YANG TERBAKAR DI CILACAP BUKAN BERISI BBM