Kompas TV regional berita daerah

Pasca Lebaran, Kasus Covid-19 Klaster Permukiman Meningkat, Ruang Ventilator Disiagakan

Senin, 31 Mei 2021 | 21:03 WIB

MALANG - JEMBER, KOMPAS.TV - 2 pekan pasca lebaran, muncul 3 klaster pemukiman di Kota Malang Jawa Timur. Munculnya klaster itu, disebabkan banyaknya warga menerima tamu saat lebaran. Sementara di Jember Jawa Timur, pemerintah tetap menyiagakan ruangan dengan ventilator untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid pasca lebaran.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyebutkan dalam kurun waktu 2 pekan pasca lebaran, muncul 3 klaster permukiman di Kota Malang Jawa Timur. Yang pertama di kawasan Perumahan Bukit dan Permata Hijau Tlogomas, kedua di Jalan Lowokdoro, dan ketiga di Jalan Tretes Selatan Lowokwaru Kota Malang. Dari klaster permukiman itu, ada 2 pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Munculnya klaster permukiman salah satunya disebabkan oleh banyaknya warga yang menerima tamu saat lebaran. Kini pemerintah fokus melakukan tracing dan testing agar penularan virus corona tidak semakin meluas.

Wali Kota Malang meminta warga tidak menganggap remeh Covid-19 dan meminta warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Warga dihimbau untuk saling mengingatkan dan saling menjaga antar warga.

Baca Juga: Seorang Warga Positif Covid-19 Usai Lebaran di Luar Kota, 9 Anggota Keluarga dan Tetangga Tertular

Sementara, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Jember Jawa Timur, yakni rumah sakit dr. Soebandi, tetap menyediakan ruang khusus perawatan pasien positif Covid-19. Ruang khusus itu terdiri dari ruang tekanan negatif dengan ventilator, ruang negatif tanpa ventilator, dan ruang tanpa tekanan negatif.

Menurut Wakil Direktur Pelayanan RS dr. Soebandi Jember, dr. Bagas Kumoro, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran.

Rumah sakit dr. Soebandi sendiri telah memeriksa kesehatan delapan ratus lebih Pekerja Migran Indonesia, yang mudik dari luar negeri saat lebaran. Pemeriksaan dilakukan  untuk memastikan pekerja migran benar-benar bebas Covid-19.

Baca Juga: 2 Pekerja Migran Indonesia asal Jember dan Sampang Terinfeksi Covid Varian Baru

Warga di Jawa Timur diminta untuk tetap waspada dan patuh pada protokol kesehatan, karena rata-rata kasus harian Covid-19 masih tinggi, yakni mencapai 249 kasus pada 30 Mei 2021.

 

#Lebaran #KasusCovid-19 #VirusCorona #IdulFitri #KlasterPermukiman #Malang #Jember #RumahSakit #Ventilator

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Siswi Penjaga Palang Kereta Api

Jumat, 24 September 2021 | 16:04 WIB
Berita Daerah

Warga Binaan Ikut Stand Up Comedy

Jumat, 24 September 2021 | 16:03 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19