Kompas TV entertainment selebriti

Reza Artamevia Dituntut 18 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Terlalu Berat, Enggak Sesuai dengan Bukti

Jumat, 21 Mei 2021 | 02:20 WIB
reza-artamevia-dituntut-18-bulan-penjara-kuasa-hukum-terlalu-berat-enggak-sesuai-dengan-bukti
Penyanyi senior Reza Artamevia kembali berurusan dengan kepolisian atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kuasa Hukum Reza Artamevia, Leidermen Ujiawan, mengaku keberatan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPK) yakni hukuman penjara 1 tahun 6 bulan atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021), JPU menyatakan Reza Artamevia bersalah melakukan tindak Pidana penyalahgunaan narkoba golongan 1.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Reza Artamevia binti Adang Suharman dengan pidana selama 1 tahun 6 bulan dikurangi selama terdakwa menjalani rehabilitasi di balai besar Rehabilitasi BNN Lido dengan perintah agar saudara ditahan. Dan denda perkara 5.000,” tegas JPU saat sidang berlangsung.

Baca Juga: Ditawari Raffi Ahmad Masuk RANS Cilegon FC, Greg Nwokolo: Kamu Tidak Kuat Bayar Saya

Menanggapi tuntutan JPU, pihak kuasa hukum Reza Artamevia mengaku keberatan dan menilai tuntutan tersebut tidak sesuai dengan bukti dan saksi di persidangan.

“Ya sebetulnya terlalu berat bagi kita, jadi enggak sesuai dengan bukti dan saksi-saksi dan kenyataan-kenyataan di persidangan, karena bukti cuma 0,6 tapi kadang disebut 0,78 berikut bungkus dan lain-lainnya,” ujar Leidermen Ujiawan, dikutip dari Grid.id, Jumat (21/5/2021).

Leidermen mengatakan, tuntutan yang dijatuhkan JPU terlalu tinggi untuk Reza Artamevia, sebab ia menilai kliennya sudah menjalani rehabilitasi.

Baca Juga: Reza Artamevia Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

“Seharusnya tidak sampai setinggi ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut lagi, Leidermen Ujiawan membeberkan sejumlah alasan keberatan atas tuntutan tersebut untuk menjadi pertimbangan lanjutan.

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19