Kompas TV nasional berita utama

Pangdam Jaya Tegaskan Proses Hukum Premanisme Debt Collector Tetap Dilanjutkan

Senin, 10 Mei 2021 | 12:32 WIB
pangdam-jaya-tegaskan-proses-hukum-premanisme-debt-collector-tetap-dilanjutkan
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat konfrensi pers di Kodam Jaya, Kamis (1/10/2020). (Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman tegaskan proses hukum terhadap 11 debt collector yang mengadang Serda Nurhadi di Tol Koja Barat- Jakarta Utara tetap dilanjutkan.

Pernyataan itu ditegaskan Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman kendati pelaku pengadangan Serda Nurhadi sudah meminta maaf.

“Yang jelas, walau dia sudah minta maaf, proses hukum tetap jalan. Proses hukum tetap jalan diserahkan ke polisi,” tegas Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman di Makodam Jaya, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Komplotan Debt Collector yang Kepung dan Bentak Prajurit TNI Ditangkap, Ini Kata Kapendam Jaya

Diceritakan Mayor Jenderal Dudung Abdurachman, keterlibatan Serda Nurhadi berawal dari laporan masyarakat.

“Serda Nurhadi pukul 14.00 dapat laporan di masyarakat. Ada kemacetan total, dan kemudian ada laporan ribut dengan debitur collector. Masyarakat tersebut menggunakan kendaraan,” jelasnya.

“Atas info tersebut, Serda Nurhadi datang ke lokasi dan berdialog dengan debitur collector. Serda Nurhadi melihat dalam mobil ada anak-anak menangis. Memang tujuan ke Rumah Sakit,” tambahnya.

Baca Juga: Kapendam Jaya: TNI Tidak Akan Mentolerir Aksi Debt Collector ke Serda Nurhadi

Melihat kondisi tersebut, sambung Pangdam, Serda Nurhadi kemudian mengambil alih kendaraan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi akibat dikepung belasan penagih utang.

“Namun karena keterbatasan, Serda Nurhadi susah bawa mobil matic, pikiran yang bersangkutan ke arah tol. Tapi Serda berhenti sebelum gerbang tol, karena nggak kuasai, dia alihkan ke keluarga,” ujarnya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Eddward S Kennedy

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19