Kompas TV nasional news or hoax

Beredar Narasi Kemenhub Jual Stiker Agar Bus Bisa Beroperasi Saat Larangan Mudik, Kominfo: Itu Hoaks

Rabu, 5 Mei 2021 | 11:40 WIB
beredar-narasi-kemenhub-jual-stiker-agar-bus-bisa-beroperasi-saat-larangan-mudik-kominfo-itu-hoaks
Tangkapan layar unggahan hoaks yang menyebut jika notifikasi status dari Whatsapp pada pengguna aplikasi Whatsapp adalah penipuan. (Sumber: Facebook)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sempat beredar melalui media sosial Facebook mengenai narasi bahwa Kementerian Perhubungan menjadikan mudik lebaran 1442 Hijriah sebagai ladang bisnis dengan memperjual belikan stiker khusus kepada moda transportasi bus. 

Bus dengan stiker ini disebut dapat beroperasi selama larangan mudik 6 - 17 Mei 2021 mendatang. 

Narasi tersebut beredar di Facebook pada Minggu, 2 Mei 2021. Setelah narasi tersebut beredar sejumlah warga mempertanyakan konsistensi pemerintah dalam melakukan larangan mudik. 

Kominfo melalui kominfo.go.id menegaskan bahwa informasi tersebut ialah Hoaks atau tidak benar. 

Dilansir dari lamannya, Kominfo menuliskan mengenai klaim bahwa stiker khusus yang diberikan Kemenhub ke sejumlah armada bus merupakan ajang bisnis, tidak berdasar.

Baca Juga: Gandeng Polri, Kominfo Segera Hadirkan Sinyal 4G di 83.548 Desa dan Kelurahan se Indonesia

Sebaliknya, stiker khusus itu dibuat untuk memudahkan petugas kepolisian di pos penyekatan.

Seperti yang sudah diketahui, selama masa larangan mudik lebaran, angkutan umum yang mengangkut penumpang dilarang untuk beroperasi, termasuk di dalamnya angkutan bus. 

Tetapi, memang ada sejumlah bus yang diperbolehkan beroperasi dengan menggunakan stiker khusus. 

Bus tersebut diperuntukkan untuk kepentingan tertentu. 

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19