Kompas TV nasional gelar perkara

Membabi Buta Aniaya Satu Keluarga, Pelaku Mengaku Sakit Hati Sering Dituduh Curi Listrik

Minggu, 18 April 2021 | 23:41 WIB

KEBUMEN, KOMPAS.TV - Kasus ini bermula saat pelaku HE tidak terima dengan perkataan juga tindakan korban yang kerap menuduh dirinya sering mencuri listrik.

Mengaku sempat menyelesaikan masalah melalui kekeluargaan, namun malah masih ada dendam yang tersisa dari pelaku dan juga korban.

Penganiayaan pelaku pada korban pun berujung petaka, yang berakibat satu nenek korban meninggal dunia.

Tim Gelar Perkara menemui salah satu korban penganiayaan.

Dirinya mengaku sudah selesai urusan dengan pelaku.

Dirinya pun bingung mengapa pelaku tiba-tiba mengesekusi korban dan keluarga hingga nenek korban meninggal dunia.

Menurut keterangan polisi, pelaku sengaja melakukan aksinya akibat dendam yang dipendam sejak Oktober tahun lalu.

Pelaku mengaku kesal karena korban yang merupakan perangkat desa, tapi menuduh dan merundung korban.

Pelaku pun mengakui dirinya memiliki sifat tempramen mudah marah, jika ada satu masalah.

Penganiayaan yang dilakukan pelaku pun menurutnya spontan tanpa perencanaan.

Menurut pengakuan anak pelaku yang saat itu menjadi saksi kejadian, tidak menyangka ayahnya membabi buta menyerang keluarga korban.

Melerai pun tidak berhasil.

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:35
ASOSIASI DOKTER TOKYO DUKUNG OLIMPIADE DIBATALKAN KARENA LONJAKAN KASUS COVID-19   SEBANYAK 1.141 PERSONEL DISIAGAKAN POLDA METRO JAYA UNTUK JAGA UNJUK RASA BELA PALESTINA DI JAKARTA   BMKG: NTT MEMASUKI MUSIM KEMARAU, SELURUH ELEMEN MASYARAKAT PERLU BERUPAYA UNTUK CEGAH KARHUTLA   TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) KEMBALI DIBUKA HARI INI, WARGA DENGAN KTP NON-DKI DIPERBOLEHKAN MASUK   KEPALA BKD BANTAH KEBERADAAN TGUPP JADI ALASAN BANYAK PNS DKI TAK MENDAFTAR DALAM LELANG JABATAN ESELON II   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA MEMINTA MAAF SOAL VIDEO PADUAN SUARA DI RUANG UTAMA MASJID ISTIQLAL   MILIKI STOK 1,3 JUTA TON, BULOG JAMIN TIDAK ADA IMPOR BERAS TAHUN INI   KEMENKES MINTA WARGA YANG PULANG MUDIK LEBARAN UNTUK ISOLASI MANDIRI MESKI NEGATIF COVIF-19   KEMENKES SIAP ANTISIPASI LONJAKAN KASUS COVID-19 PASCA-LIBUR LEBARAN   KEMENKES MINTA PELAKU USAHA ATAU PERUSAHAAN LAKUKAN TES CEPAT COVID-19 KE PEGAWAI USAI LIBUR LEBARAN   KEMENLU AKAN MULAI LAKUKAN VAKSINASI KEPADA WARGA NEGARA INDONESIA KATEGORI KELOMPOK RENTAN DI LUAR NEGERI   PEMERINTAH INDONESIA BERHARAP PROGRAM VAKSINASI GOTONG ROYONG DAPAT DORONG INVESTOR LAKUKAN REALISASI INVESTASI   PRESIDEN JOKOWI HARAP KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG TINGKATKAN EFISIENSI LAYANAN TRANSPORTASI   PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG DIUJI COBA AKHIR 2022