Kompas TV regional berita daerah

Budidaya Lovebird, Burung Berwarna Indah dan Bersuara Unik, Harganya Puluhan Juta

Senin, 5 April 2021 | 16:49 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Seorang pecinta burung di Desa Bagorejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember Jawa Timur, sukses beternak burung cinta atau love bird. Bentuk, corak warna dan suara yang khas membuat burung yang berasal dari daerah Sabana Afrika dan Madagaskar ini berharga mahal.

Adalah Abdul Ro'uf, warga Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, yang sukses mengembangbiakan burung cinta atau love bird.

Awalnya, Abdul Ro'uf mempunyai sepasang indukan jantan dan betina yang kini berkembang menjadi puluhan burung di rumahnya. Burung love bird sendiri mempunyai ukuran kecil antara 13 sampai 17 centimeter dengan berat sampai 60 gram.

3 jenis burung cinta jenis lovebird parblue, lovebird blorok dan lovebird albino sengaja dipilih untuk dikembangbiakkan, karena mudah perawatannya dan paling banyak diburu oleh para pecinta burung.

Cara penjodohannya pun melalui sistem tempel. Jantan dan betina mempunyai dimasukkan dalam satu sangkar dalam waktu 3 sampai 4 hari. Betina lovebird akan bertelur antara 4 sampai 6 butir yang akan dierami selama kurang lebih 21 hari.

Jika sudah menetas, anakan burung dipisah dari induknya selama kurang lebih 15 hari dengan memberi asupan pakan dengan cara disuapi pakan burung yang dihaluskan, dicampur dengan susu dan jagung manis yang dihaluskan.

Baca Juga: Seorang PNS Sukses Budidaya Burung Puter Pelung, Omzet Puluhan Juta Per Bulan

Abdul Ro'uf juga memberi pakan sayur sayuran yang dihaluskan dan diberi protein dari susu agar warna burung menjadi lebih indah.

Sedangkan untuk melatih suara, Abdul Ro'uf selalu rutin mendengarkan berbagai suara  burung kepada burung cinta piaraannya sejak usia anakan.

Abdul Ro'uf memasang harfa dari 150 ribu rupiah hingga 500 ribu rupiah untuk anakan, sedangkan untuk burung yang sudah pandai berkicau dijual dengan harga 10 juta rupiah.

 

#LoveBird #BurungCinta #BurungBerkicau

 

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Anak Di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal

Selasa, 28 September 2021 | 11:51 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19