Kompas TV internasional kompas dunia

Orang Yang Sudah Divaksin Bisa Saling Berkumpul Tanpa Masker dan Pembatasan Sosial di AS

Selasa, 9 Maret 2021 | 00:30 WIB
orang-yang-sudah-divaksin-bisa-saling-berkumpul-tanpa-masker-dan-pembatasan-sosial-di-as
Asisten Medis Keona Shepard tampak menyiapkan suntikan berisi vaksin Covid-19 Johnson & Johnson untuk diberikan pada warga AS di New Orleans, AS, Kamis (4/3). (Sumber: Chris Granger / The Advocate via AP, File)

NEW YORK, KOMPAS.TV – Para warga Amerika Serikat (AS) yang sudah divaksin penuh dapat berkumpul bersama mereka yang juga sudah divaksin dalam ruangan yang sama tanpa harus mengenakan masker atau melakukan pembatasan sosial. Ini terungkap dalam panduan protokol kesehatan (prokes) federal AS seperti dilansir dari Associated Press, Senin (9/3).

Rekomendasi panduan tersebut juga menyatakan, orang yang telah divaksin dapat berkumpul dengan cara yang sama dengan orang yang dianggap memiliki risiko rendah atas penyakit parah. Misalnya, dalam kasus kakek nenek yang sudah divaksin saat mengunjungi anak-anak dan cucu mereka yang sehat.

Baca Juga: SAH!! BLT Biden Meluncur, Tiap Warga Amerika Serikat dapat Bantuan Senilai 20 Juta Rupiah

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengumumkan panduan prokes ini pada Senin (8/3).

Panduan prokes ini dirancang untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, seiring banyaknya orang dewasa yang divaksin dan bertanya-tanya apakah vaksinasi memberikan mereka kebebasan untuk mengunjungi sanak keluarga, bepergian atau melakukan hal-hal yang biasa mereka lakukan sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Baca Juga: Amerika Serikat Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 yang Hanya Sekali Suntikan, Johnson & Johnson

“Kami paham bahwa orang-orang mau divaksin agar mereka dapat beraktivitas bersama orang-orang terkasih,” ujar Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky.

Penulis : Vyara Lestari





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:03
MENTERI KESEHATAN BELANDA: PELUNCURAN VAKSIN COVID-19 JOHNSON & JOHNSON BELUM PASTI   JPU HADIRKAN 5 SAKSI DALAM SIDANG KASUS TES USAP PALSU RIZIEQ SHIHAB, SALAH SATUNYA WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA   MUNCUL BIBIT SIKLON TROPIS 94W, BPBD DKI KELUARKAN PERINGATAN CUACA EKSTREM BERKISAR ANTARA 15-16 APRIL 2021   DPRD MALUKU IMBAU MASYARAKAT PATUHI LARANGAN MUDIK LEBARAN   KAPOLDA SUMATERA BARAT DUKUNG PELAKSANAAN "EVENT" OLAHRAGA DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   WAKIL GUBERNUR PAPUA: MASYARAKAT SEKITAR "VENUE" PON WAJIB VAKSINASI COVID-19   WAKIL KETUA KOMITE I DPD FERNANDO SINAGA INGATKAN PEMPROV KALTARA ENTASKAN 208 DESA TERTINGGAL   IDI SEBUT VAKSIN TIONGKOK MASIH LAYAK DIGUNAKAN, EFIKASI MASIH DI ATAS AMBANG BATAS YANG DITETAPKAN WHO    MRT JAKARTA IZINKAN PENUMPANG BERBUKA PUASA DI DALAM GERBONG KERETA DENGAN AIR PUTIH DAN KURMA   DINAS KESEHATAN DKI JAKARTA: JANGAN TAKUT VAKSINASI SELAMA BERPUASA   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN INGATKAN KPK JANGAN JADI ALAT POLITIK DAN KEKUASAAN   KEJAR ASET OBLIGOR BLBI, PEMERINTAH SIAPKAN UPAYA GIJZELING ATAU PENYANDERAAN BADAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN BERUPAYA TUNTASKAN VAKSINASI WARGA LANSIA DI JAKARTA SEBELUM HARI RAYA IDUL FITRI   KEMENKES SEBUT JAM OPERASIONAL PETUGAS VAKSIN COVID-19 BERKURANG SELAMA RAMADAN