Kompas TV regional berita daerah

Kisah Murid SD Pulang Les Temukan Bayi Dibuang di Sleman

Rabu, 3 Maret 2021 | 17:03 WIB
kisah-murid-sd-pulang-les-temukan-bayi-dibuang-di-sleman
Ilustrasi penemuan bayi di Sleman. (Sumber: KOMPAS.COM)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Penemuan bayi perempuan di tas berwarna hijau yang terbungkus kresek hitam menggegerkan warga Sefan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Rabu (3/3/2021). Saat ditemukan, bayi perempuan yang tergeletak di pinggir jalan Gang Semar sudah meninggal.

Kejadian penemuan bayi itu bermula ketika seorang anak laki-laki bernama Nasya (9) hendak pulang ke rumah seusai mengikuti les sekitar pukul 10.30 WIB. Saat ia melintasi gang Semar, ia melihat tas berwarna hijau.

Nasya pun membuka tas tersebut dan ia terkejut melihat ada bayi di dalam tas itu.

Baca Juga: Kronologi Penemuan Bayi Berumur Satu Hari di Belakang Rumah Warga

“Dia teriak-teriak ada bayi dibuang, lalu saya dan teman langsung datang,” ujar Yafi (11), teman Nasya.

Yafi bercerita saat ditemukan, bayi perempuan itu tidak bersuara maupun bergerak. Ia juga melihat ada tumpukan tisu kering dalam jumlah banyak di atas tubuh bayi. Pada wajah bayi juga ada darah segar seperti baru dilahirkan.

Nasya dan Yafi pun langsung memberitahu orang dewasa kemudian diteruskan pihak RT setempat yang akhirnya melaporkan kejadian itu ke polisi.

Kapolsek Depok Timur Kompol Suhadi membenarkan penemuan bayi perempuan dalam keadaan meninggal yang dilaporkan sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan identifikasi, bayi perempuan itu mempunyai berat 600 gram, panjang 33 sentimeter lengkap dengan tali pusar masih menempel, dan diperkirakan berumur 28 minggu (prematur). 

Ia menduga, ketika dilahirkan, bayi perempuan dalam keadaan hidup. Waktu meninggalnya diperkirakan tidak lebih dari dua jam.

"Dokter tidak menemukan adanya luka atau kekerasan pada tubuh bayi," ujar Kompol Suhadi.

Penulis : Switzy Sabandar

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19