Kompas TV entertainment selebriti

Tangis Nia Ramadhani Usai Kena Bully Dianggap Tak Bisa Jadi Host Bareng Raffi Ahmad

Minggu, 7 Februari 2021 | 19:20 WIB
tangis-nia-ramadhani-usai-kena-bully-dianggap-tak-bisa-jadi-host-bareng-raffi-ahmad
Artis Nia Ramadhani (Sumber: KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Nia Ramadhani menangis saat tahu dirinya dibully banyak orang karena dianggap tidak bisa jadi host. Beberapa waktu lalu, Nia Ramadhani ditunjuk untuk membawa acara TikTok Awards bersama Raffi Ahmad.

Video Nia Ramadhani nangis karena tak tahan dibully ditayangkan di program Nyonya Boss Trans TV. Dalam video tersebut, Nia Ramadhani ditemani dua asistennya, There dan juga temannya yang lain, Nia di dalam mobil meluapkan emosinya.

"Kalau gue bisa lihat (promter) There, semuanya bisa, semuanya nggak akan kayak gitu," ucap Nia Ramadhani sambil menangis.

Baca Juga: Tak Maksimal Jadi Host TikTok Awards Indonesia 2020, Nia Ramadhani Katakan Tak Bisa Baca Prompter

Nia mengaku tidak bisa melihat jauh sehingga kurang bisa membaca teks yang ditampilkan melalui prompter. Nia jadi menyesal karena menganggap masalah matanya itu hal kecil. Ternyata berdampak buruk ketika dirinya tak bisa membaca tulisan di layar saat menjadi host TV.

Nia Ramadhani mengakui kalau penampilannya tak maksimal bahkan memalukan. Hal tersebut membuat Nia panik dan merasakan tekanan. Namun, mau tak mau ia harus terus menyelesaikan tugasnya. 

Baca Juga: Banjir Hujatan Usai TikTok Awards, Nia Ramadhani: Kita Bukan Manusia Sempurna

Penulis : Dian Septina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:37
SEBANYAK 13 ABK ASAL FILIPINA POSITIF COVID-19 SAAT AKAN BERLABUH DI PELABUHAN TANJUNG INTAN, CILACAP, JATENG   PEMKAB GARUT BEKERJA SAMA DENGAN LIPI KELOLA OBYEK WISATA DANAU SITU BAGENDIT DI KECAMATAN BANYURESMI   LAKUKAN PELACAKAN, PEMKOT TANGSEL PASTIKAN BELUM ADA TEMUAN KASUS BARU INFEKSI KORONA B1617   HARI KEDUA PELARANGAN MUDIK, POLRES TANGERANG KOTA: 58 KENDARAAN DIPAKSA PUTAR BALIK   DISHUB DKI: 515 ORANG MENGAJUKAN PERMOHONAN SIKM, 137 DITOLAK   PEMPROV DKI PUTUSKAN TEMPAT WISATA DI JAKARTA TETAP DIBUKA SAAT LIBUR LEBARAN   LIPI: JIKA PENDEKATAN MILITER TERPAKSA DILAKUKAN, PERLU CARA AGAR TIDAK BANYAK WARGA SIPIL JADI KORBAN   LIPI SEBUT PENDEKATAN NON-MILITERISTIK DIBUTUHKAN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH DI PAPUA   LIPI KHAWATIR PELABELAN KKB SEBAGAI TERORIS AKAN MENUTUP DIALOG   LIPI MENILAI PELABELAN KKB SEBAGAI TERORIS TINGKATKAN KONFLIK DAN TIDAK SELESAIKAN MASALAH DI PAPUA   KPK EKSEKUSI MANTAN ANGGOTA BPK RIZAL DJALIL KE LAPAS KELAS IIA CIBINONG, BOGOR   ICW MENILAI KPK MEROSOT SECARA TERSTRUKTUR SEJAK 2019   MANTAN KETUA KPK BUSYRO MUQODDAS: SELAMA INI TIDAK PERNAH ADA FANATISME KELOMPOK AGAMA APA PUN DI KPK   MANTAN KETUA KPK BUSYRO MUQODDAS MEMBANTAH TUDINGAN YANG MENYEBUT ADA KELOMPOK TALIBAN DI TUBUH KPK