Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pimpinan Ponpes Buntet Dukung FPI Dibubarkan

Sabtu, 2 Januari 2021 | 21:15 WIB

CIREBON, KOMPAS.T V – Pimpinan Pondok Pesantren Buntet Cirebon K.H Adib Rofiuddin Izza mendukung langkah pemerintah untuk membubarkan organisasi Front Pembela Islam (FPI). Menurutnya, sikap yang diambil oleh pemerintah sudah tepat.

“Langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemerintah saya yakin itu sudah tepat. Karena pemerintah mengacu berdasarkan undang-undang dan juga memberikan satu keputusan tentang pembubaran FPI itu didasari dengan musyawarah dari berbagai macam unsur”, ungkap Adib dalam sebuah video yang beredar.

Baca Juga: Beda Sikap Fadli Zon dan Rahayu Terkait Dukungan Terhadap Pemerintah Terkait Kelompok Intoleran

Menurutnya, banyak tindakan-tindakan FPI yang selama ini sudah jauh melenceng dari undang-undang maupun syariat islam.

“FPI sendiri tidak menyadari bahwa setiap langkahnya, gerakan-gerakannya banyak sekali yang bertentangan dan melanggar, baik itu secara undang-undang negara atau pun secara konsep-konsep syariat islam”, tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah membubarkan organisasi Front Pembela Islam atau FPI.

FPI dinilai sudah tidak memiliki badan hukum sejak Juni 2019. Tak hanya itu, FPI juga disinyalir mendukung gerakan teroris dari Timur Tengah, ISIS.

Penulis : Abdur Rahim


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:28
BAHAS PERUBAHAN IKLIM, MENKO MARVES LUHUT PANDJAITAN GELAR PERTEMUAN VIRTUAL DENGAN UTUSAN KHUSUS PRESIDEN AS   KSAD JENDERAL TNI ANDIKA PERKASA MENAIKKAN PANGKAT 12 PERWIRA TINGGI TNI AD    BOBBY AFIF NASUTION DAN AULIA RACHMAN RESMI MENJABAT SEBAGAI WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA MEDAN, SUMUT    MENKO PMK BERHARAP VAKSINASI COVID-19 TERHADAP PARA ATLET DAPAT MENGAKTIFKAN KEMBALI KEGIATAN OLAHRAGA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY OPTIMISTIS PENERAPAN PPKM MIKRO MAMPU PERCEPAT PENANGANAN COVID-19 DI INDONESIA    BANK INDONESIA OPTIMISTIS EKONOMI DOMESTIK PULIH SECARA BERTAHAP   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR KLAIM VAKSINASI DI LINGKUNGAN DPR TAK TERTUTUP MELAINKAN DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   KADIN DKI BERHARAP DENGAN ADANYA VAKSINASI MANDIRI DAPAT MEMPERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI DAN AKTIVITAS DUNIA USAHA    KETUA DPD HIPPI DKI MENYAMBUT BAIK KEPUTUSAN PEMERINTAH YANG MENERBITKAN ATURAN MENGENAI VAKSINASI MANDIRI   SYARAT BAWA HASIL TES USAP DI BANDARA SUPADIO PONTIANAK KEMBALI DIPERPANJANG HINGGA LIBUR HARI RAYA IDUL FITRI   HINGGA 26 FEBRUARI 2021, KASUS COVID-19 DI INDONESIA CAPAI 1.322.866 ORANG, 1.128.672 SEMBUH, DAN 35.786 MENINGGAL DUNIA   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 3.292: 2.368 SEMBUH, 171 MENINGGAL DUNIA, DAN 753 DALAM PERAWATAN    SATGAS COVID-19: HINGGA 26 FEBRUARI 2021, SEBANYAK 1.583.581 TENAGA KESEHATAN SUDAH MENJALANI VAKSINASI   SATGAS COVID-19: PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO PERLU DILAKUKAN HINGGA LEVEL KOMUNITAS TERKECIL YAKNI RT, RW, DAN DESA