Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pimpinan Ponpes Buntet Dukung FPI Dibubarkan

Sabtu, 2 Januari 2021 | 21:15 WIB

CIREBON, KOMPAS.T V – Pimpinan Pondok Pesantren Buntet Cirebon K.H Adib Rofiuddin Izza mendukung langkah pemerintah untuk membubarkan organisasi Front Pembela Islam (FPI). Menurutnya, sikap yang diambil oleh pemerintah sudah tepat.

“Langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemerintah saya yakin itu sudah tepat. Karena pemerintah mengacu berdasarkan undang-undang dan juga memberikan satu keputusan tentang pembubaran FPI itu didasari dengan musyawarah dari berbagai macam unsur”, ungkap Adib dalam sebuah video yang beredar.

Baca Juga: Beda Sikap Fadli Zon dan Rahayu Terkait Dukungan Terhadap Pemerintah Terkait Kelompok Intoleran

Menurutnya, banyak tindakan-tindakan FPI yang selama ini sudah jauh melenceng dari undang-undang maupun syariat islam.

“FPI sendiri tidak menyadari bahwa setiap langkahnya, gerakan-gerakannya banyak sekali yang bertentangan dan melanggar, baik itu secara undang-undang negara atau pun secara konsep-konsep syariat islam”, tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah membubarkan organisasi Front Pembela Islam atau FPI.

FPI dinilai sudah tidak memiliki badan hukum sejak Juni 2019. Tak hanya itu, FPI juga disinyalir mendukung gerakan teroris dari Timur Tengah, ISIS.

Penulis : Abdur Rahim





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:57
JUMLAH KASUS KORONA DI MESIR: 232.905 POSITIF, 174.217 SEMBUH, 13.655 MENINGGAL DUNIA   MESIR LARANG PERAYAAN IDUL FITRI SECARA MASSAL SEIRING NAIKNYA KASUS COVID-19 HARIAN   PFIZER DAN BIONTECH SEPAKAT MENYUPLAI VAKSIN COVID-19 UNTUK PESERTA OLIMPIADE TOKYO   SELANDIA BARU MENYATAKAN KOMITMEN UNTUK MENGIKUTI OLIMPIADE TOKYO TAHUN INI   LEBIH DARI 100 WARGA BERLINDUNG KE KANTOR BUPATI PUNCAK, PAPUA, SAAT KKB LEPASKAN TEMBAKAN   INDONESIAN PUBLIC INSTITUTE SEBUT PENYELESAIAN KONFLIK DI PAPUA PERLU PENDEKATAN KOLABORATIF   DENSUS 88 TANGKAP DPO TERDUGA TERORIS DI SUKABUMI   HARI PERTAMA LARANGAN MUDIK, JAM OPERASIONAL PENERBANGAN PESAWAT DI BANDARA EL TARI KUPANG HANYA BERLANGSUNG 6 JAM   SEBANYAK 53 ORANG DI RUTAN BATUSANGKAR, SUMBAR, POSITIF TERINFEKSI COVID-19   SATU PENUMPANG PESAWAT DARI BANDARA AHMAD YANI SEMARANG POSITIF COVID-19, 12 ORANG DI”TRACING”   PENGELOLA BANDARA AHMAD YANI SEMARANG MENGAKU LALAI SOAL PENUMPANG POSITIF COVID-19 BISA TERBANG   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO SEBUT PEMERINTAH AKAN BERI INSETIF PAJAK UNTUK SEKTOR RITEL   DINKES SULAWESI TENGAH: 83.338 ORANG DI 13 KABUPATEN DI SULTENG TELAH DIVAKSIN COVID-19   MANTAN KOMISIONER KPK LAODE M SYARIF KECEWA MK TOLAK PERMOHONAN UJI FORMIL UU KPK