Kompas TV klik360 cerita indonesia

Beda Sikap Fadli Zon dan Rahayu Terkait Dukungan Terhadap Pemerintah Terkait Kelompok Intoleran

Sabtu, 2 Januari 2021 | 20:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendukung langkah Presiden Joko Widodo untuk bersikap tegas terhadap kelompok-kelompok intoleran.

Hal ini ia sampaikan melalui sebuah video yang dikirim kepada Kompas TV.

“Dalam pernyataan saya, saya tidak memfokuskan kepada satu kelompok saja. Tapi, betul-betul ini ingin memberikan dukungan dan menyampaikan harapan saya kepada pemerintah bahwa apa yang sedang dilakukan untuk memastikan penegakan keadilan dengan memastikan sikap tegas kepada kelompok-kelompok, bukan hanya satu kelompok saya, terhadap siapa pun yang melakukan upaya untuk menyampaikan pesan-pesan yang memecah belah bangsa ini”, ungkap Rahayu.

Baca Juga: Waketum Gerindra Dukung Sikap Tegas Pemerintah terhadap Kelompok Intoleran

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon justru bertolak belakang dengan sikap keponakan Prabowo Subianto Rahayu Saraswati.

Menurutnya, Gerindra tak pernah mendukung sikap pemerintah untuk membubarkan sebuah organisasi.

“Tidak ada keputusan @gerindra mendukung pembubaran organisasi tanpa proses pengadilan. Sbg negar hukum tetap harus menjunjung tinggi konstitusi n UU”, ungkapnya di dalam aku twitter miliknya.

Sebelumnya, pemerintah dengan tegas telah membubarkan organisasi Front Pembela Islam atau FPI.

Penulis : Abdur Rahim

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19