Kompas TV nasional viral

Viral! Ketemu Orang Mabuk Diangkot, Dikira Mau Dipalak Malah Ditraktir Nasi Goreng

Jumat, 27 November 2020 | 12:47 WIB
viral-ketemu-orang-mabuk-diangkot-dikira-mau-dipalak-malah-ditraktir-nasi-goreng
Pria mabuk ini berikan sebungkus nasi goreng pada warganet. (Sumber: Twitter/@aldrinoo)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Naik angkutan umum saat malam hari rawan dengan tindak kejahatan. Wajar banyak orang yang cemas ketika harus naik angkutan umum sendirian. Tapi pria yang satu ini justru punya pengalaman tak terlupakan naik angkot saat malam hari.

Cerita warganet ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun jejaring sosial Twitter @aldrinoo. Pria bernama Aldrin tersebut bercerita, saat itu dirinya menaiki angkutan umum di Kalimalang. Ketika turun, dirinya bareng seorang bapak yang sedang dalam kondisi mabuk.

Hal ini membuat Aldrin merasa sedikit takut. Pria tersebut sempat khawatir jika bapak-bapak mabuk itu akan memalak harta benda atau bahkan uang yang dibawanya. Ternyata hal tak terduga justru terjadi, bapak-bapak mabuk ini ternyata malah membelikan Aldrin nasi goreng.

Aldrin juga membagikan foto berisi dirinya tengah membawa nasi goreng pinggir jalan yang dibelikan oleh orang mabuk tersebut.

Aldrin lanjut bercerita bahwa setelah mereka turun dari angkot, bapak-bapak tersebut sudah sempoyongan. Aldrin sempat mengajaknya untuk naik ojek saja tapi bapak tersebut menolak. Rupanya, bapak-bapak yang sedang mabuk tersebut tengah galau berat dan membutuhkan teman curhat.

Aldrin pun menyempatkan dirinya untuk menjadi pendengar ceritanya. Saat menemani bapak inilah Aldrin ditraktir sebungkus nasi goreng. Saat berpamitan Aldrin juga diberi uang untuk membayar ojek.

"Karena pengen pulang, gue akhirnya pamitan. Eh malah dikasih duit buat naik ojek. Merasa bersalah sih gue gak bisa nemenin doi sampe subuh, atau sampai sadar lah. Tapi untungnya doi santai," tulis Aldrin.

Penulis : Dian Septina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pemuda Tenggelam Ditemukan Tewas

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:37 WIB
AIMAN

Siap-Siap Tilang Tanpa Petugas (5) – Aiman

Selasa, 26 Januari 2021 | 00:17 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
02:39
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   KEMENHUB REALOKASI ANGGARAN 2021 SEBESAR RP 12,44 TRILIUN UNTUK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19   POLISI: PEMBUAT SURAT HASIL TES COVID-19 PALSU TIMBULKAN KLASTER COVID-19 DI PESAWAT   PEMKOT BOGOR SEDIAKAN RUMAH SAKIT DARURAT BAGI PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA RINGAN DENGAN KOMORBID   MENDAGRI TITO KARNAVIAN APRESIASI MENKES BUDI GUNADI GUNAKAN DATA KPU UNTUK BASIS DATA PROGRAM VAKSINASI   BARESKRIM POLRI MASIH PROSES LAPORAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII TERHADAP RIZIEQ SHIHAB SOAL LAHAN PESANTREN   POLISI SEBUT PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG, JABAR, YANG TEWASKAN 40 ORANG LANGGAR ATURAN   JUBIR SATGAS: KASUS COVID-19 HAMPIR CAPAI 1 JUTA, TETAPI KESEMBUHAN MELEBIHI 80 PERSEN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET: SEBANYAK 582 TENAGA KESEHATAN SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKOT BEKASI PERPANJANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT HINGGA 30 HARI   KEMENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH PERTIMBANGKAN VAKSINASI MANDIRI OLEH PERUSAHAAN, ASAL TIDAK BEBANI KARYAWAN   WAKIL KETUA DPRD DKI MOHAMAD TAUFIK MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEGERA TUNJUK PEJABAT SEBAGAI WALKOT JAKSEL   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KE DIRJEN LINJAMSOS DAN PIHAK LAIN DI KEMENSOS   KPK: HASIL AUDIT BPKP DIPERLUKAN UNTUK MEMVERIFIKASI KEWAJARAN HARGA BANSOS YANG DIBERIKAN KE MASYARAKAT