Kompas TV regional berita daerah

Hindari Kerumunan Warga Melalui Aplikasi Salam 4 Jari

Jumat, 20 November 2020 | 14:22 WIB

BLITAR, KOMPAS.TV –  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, Jawa Timur, meluncurkan aplikasi Salam 4 Jari. Dengan aplikasi ini, seluruh pengurusan administrasi dapat dilakukan di balai desa. Selain efisien, aplikasi ini juga dapat mencegah penularan covid-19 melalui kerumunan.

Warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar kini tidak perlu lagi berkerumun di kantor dispendukcapil setempat. Seluruh keperluan administrasi kependudukan bisa diurus di kantor desa.

Hal ini dapat terwujud setelah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar meluncurkan Aplikasi Salam 4 Jari. Sejak 2 bulan terakhir, aplikasi ini sudah bisa memberikan kemudahan bagi warga untuk mengurus segala administrasi kependudukan.

Semua keperluan administrasi warga mulai dari pembuatan KTP baru hingga mengurus surat pindah domisili kini semua bisa dilakukan di kantor desa. Tentunya semua pelayanan itu diberikan secara gratis dan lebih cepat.

Baca Juga: Perkuat Badan Usaha Milik Desa Sebagai Badan Hukum

Menurut Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Luhur Sejati, aplikasi ini merupakan inovasi pelayanan dari dinas kependudukan dan pencatatan sipil di tengah pandemi covid-19 saat ini. Dengan aplikasi ini, diharapkan  warga tidak perlu mengantri untuk mengurus administrasi kependudukan, sehingga dapat mencegah terjadinya kerumunan warga.

Inovasi pelayanan  ini pun disambut baik oleh warga karena sangat membantu dan memudahkan mereka. Tidak hanya mengurus administrasi, semua hasil dokumen kependudukan juga cukup diambil di kantor desa.

Baca Juga: Penyederhanaan Ijin Usaha Untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Saat ini, sistem pelayanan kependudukan di tingkat desa telah diberlakukan di 2 desa. Ke depan, aplikasi salam 4 jari ini akan diterapkan di seluruh desa di Kabupaten Blitar. Sehingga pengurusan administrasi kependudukan jadi lebih efisien dan cepat terutama di masa pandemi covid-19 saat ini.

 

#AplikasiSalam4Jari #HindariKerumunan #Dispendukcapil

Penulis : KompasTV Jember


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pemuda Tenggelam Ditemukan Tewas

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:37 WIB
AIMAN

Siap-Siap Tilang Tanpa Petugas (5) – Aiman

Selasa, 26 Januari 2021 | 00:17 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
02:46
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   KEMENHUB REALOKASI ANGGARAN 2021 SEBESAR RP 12,44 TRILIUN UNTUK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19   POLISI: PEMBUAT SURAT HASIL TES COVID-19 PALSU TIMBULKAN KLASTER COVID-19 DI PESAWAT   PEMKOT BOGOR SEDIAKAN RUMAH SAKIT DARURAT BAGI PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA RINGAN DENGAN KOMORBID   MENDAGRI TITO KARNAVIAN APRESIASI MENKES BUDI GUNADI GUNAKAN DATA KPU UNTUK BASIS DATA PROGRAM VAKSINASI   BARESKRIM POLRI MASIH PROSES LAPORAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII TERHADAP RIZIEQ SHIHAB SOAL LAHAN PESANTREN   POLISI SEBUT PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG, JABAR, YANG TEWASKAN 40 ORANG LANGGAR ATURAN   JUBIR SATGAS: KASUS COVID-19 HAMPIR CAPAI 1 JUTA, TETAPI KESEMBUHAN MELEBIHI 80 PERSEN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET: SEBANYAK 582 TENAGA KESEHATAN SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKOT BEKASI PERPANJANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT HINGGA 30 HARI   KEMENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH PERTIMBANGKAN VAKSINASI MANDIRI OLEH PERUSAHAAN, ASAL TIDAK BEBANI KARYAWAN   WAKIL KETUA DPRD DKI MOHAMAD TAUFIK MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEGERA TUNJUK PEJABAT SEBAGAI WALKOT JAKSEL   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KE DIRJEN LINJAMSOS DAN PIHAK LAIN DI KEMENSOS   KPK: HASIL AUDIT BPKP DIPERLUKAN UNTUK MEMVERIFIKASI KEWAJARAN HARGA BANSOS YANG DIBERIKAN KE MASYARAKAT