Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Reformasi Kemenkeu, Sri Mulyani: Kala Itu Banyak yang Antre Bawa Map Isinya Uang Sogokan

Senin, 26 Oktober 2020 | 13:48 WIB
reformasi-kemenkeu-sri-mulyani-kala-itu-banyak-yang-antre-bawa-map-isinya-uang-sogokan
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Reformasi Kemenkeu, Sri Mulyani: Kala Itu Banyak yang Antre Bawa Map, Isinya Uang Sogokan. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangann (Kemenkeu) yang dibentuk sebagai konsekuensi dari proses reformasi keuangan negara ternyata awalnya tak memiliki reputasi baik.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat memberikan sambutan acara "Bedah Buku Treasury Indonesia: Modernisasi Pengelolaan Perbendaharaan Berkelas Dunia", Senin (26/10/2020).

Dia bercerita soal proses reformasi pengelolaan keuangan negara serta organisasi di Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Alasan Sri Mulyani Tolak Usulan Pajak Mobil Baru 0 Persen

Pada awal pembentukan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara, menurut Sri Mulyani, banyak orang yang menggunakan calo bahkan menggunakan uang sogokan ketika mengajukan pencairan anggaran.

"Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang baru dibangun waktu itu memiliki reputasi yang tidak baik. Kalau saya lihat, semua kantor perbendaharaan kala itu banyak orang yang antre bawa map, muncul calo juga," ujar Sri Mulyani sikutip dari Kompas.com, Senin.

"Sehingga, reputasinya kalau mau pergi dan mengurus pencairan anggaran perlu membawa map yang isinya sebenarnya uang sogokan," sambungnya.

Penulis : Fadhilah


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:19
WAPRES MA'RUF AMIN HARAP ATURAN VAKSINASI COVID-19 MANDIRI KELUAR MINGGU DEPAN   WAPRES MA'RUF AMIN NILAI KELOMPOK ANTIVAKSIN COVID-19 SUDAH BERKURANG   KEMENPAREKRAF TUNJUK SELEBRITAS LADY MARSELLA JADI DUTA SATGAS TOILET UNTUK BENAHI TOILET DI KAWASAN PARIWISATA   PEMPROV DKI MULAI REALISASIKAN PEMBUATAN PEMBATAS JALUR SEPEDA PERMANEN DI SEPANJANG JALAN SUDIRMAN-THAMRIN   SEMPAT DIHENTIKAN, VAKSINASI COVID-19 PEDAGANG DI PASAR TANAH ABANG KEMBALI DILANJUTKAN HARI INI   MENKO MARVES LUHUT MINTA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI MALUKU DIPERCEPAT UNTUK DUKUNG LUMBUNG IKAN NASIONAL   KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DORONG PEMDA KEMBANGKAN TALENTA DIGITAL   MENTERI PUPR: PENANGANAN BANJIR HARUS DIKERJAKAN SECARA SISTEMIK DARI HULU SAMPAI KE HILIR   BUPATI BATANG IZINKAN SEKOLAH DI ZONA HIJAU GELAR KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) TATAP MUKA AWAL MARET 2021   PEMKAB TEMANGGUNG SASAR VAKSINASI TAHAP DUA UNTUK GURU HINGGA SOPIR ANGKUTAN UMUM   KEMENDIKBUD: VAKSINASI COVID-19 GURU DAN DOSEN DEMI WUJUDKAN SEKOLAH TATAP MUKA JULI 2021   SATGAS PENANGGULANGAN BENCANA KARHUTLA DI ROKAN HULU, RIAU, PATROLI GUNAKAN HELIKOPTER   INSTITUT PERTANIAN BOGOR SIAP BANTU PELAKSANAAN UJI PRAKLINIS VAKSIN COVID-19 MERAH PUTIH   ANALISIS MENDALAM SEPUTAR PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL. SIMAK SELENGKAPNYA: KLIK.KOMPAS.ID