Kompas TV regional berita daerah

Saat Razia Protokol Kesehatan, Ada Warga yang Sukarela Dites Swab

Kamis, 8 Oktober 2020 | 10:51 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.TV - Dalam kegiatan razia protokol kesehatan yang dilaksanakan Gugus Tugas Covid-19 Kalbar di Pasar Tengah pada Rabu pagi (07/10), ada warga yang menjalani tes swab bukan karena melanggar protokol kesehatan, namun karena kesadaran sendiri.

Baca Juga: Dinkes Kalbar Razia Protokol Kesehatan di Pasar Tengah Pontianak

Jhunsan, salah satu pekerja di Pasar Tengah dengan kesadaran sendiri  mau mengikuti tes swab. Ia mengaku ingin mengetahui status dirinya apakah tertular covid-19 atau tidak, terlebih ia sehari-hari bekerja di pasar yang rentan, karena harus berhubungan dengan orang banyak.

“Saya tidak kena razia, ini (tes swab) keinginan saya sendiri. Saya ingin tahu apakah kena covid atau tidak, karena sering berkumpul di pasar,” ucap Jhunsan.

Petugas kesehatan juga mengimbau jika ada masyarakat yang ingin tes swab tanpa harus dirazia terlebih dahulu dapat mendaftarkan diri, pada saat petugas melaksanakan tes swab penegakan protokol kesehatan.

“Kalau ada masyarakat yang ingin sukarela untuk diswab, silahkan kami buka kesempatan, dan gratis,” tutur Feeri Safariadi, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kalbar.

Tes swab dalam rangka penegakan protokol kesehatan ini akan terus dilakukan secara berkala, dengan waktu dan tempat yang berbeda.

#SwabTest #ProtokolKesehatan #Covid19 #Corona

Penulis : KompasTV Pontianak


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Cara Kita Bersyukur kepadaNya

Rabu, 27 Januari 2021 | 06:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
07:01
KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DUKUNG POLRI PERLUAS PENERAPAN SISTEM TILANG ELEKTRONIK   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   JAKSA AGUNG SEBUT KONDISI POLITIK LUAR NEGERI TURUT PENGARUHI PELAKSANAAN EKSEKUSI HUKUMAN MATI   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME   KEMENDAGRI GANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN BANJIR KALIMANTAN SELATAN   KEMENDAGRI TERBITKAN 53 AKTA KEMATIAN KORBAN JATUH PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH   KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   KEMENKES RANCANG APLIKASI SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RS RUJUKAN COVID-19 (SIRANAP RS) YANG BISA DIAKSES PUBLIK   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   KEMENTERIAN KESEHATAN TEGASKAN VAKSIN MANDIRI BUKAN UNTUK BISNIS